JOGJA – Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X menekankan peran penting seorang ibu menjadi pembina kesejahteraan keluarga (PKK). Di tahun politik seperti sekarang ini, peran PKK sangat penting dalam membina kerukunan di dalam keluarga dan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh HB X dalam pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 yang digelar di Bangsal Kepatihan, Kamis (15/3).

“Konstetasi politik jangan memengaruhi kerukunan dalam keluarga,” kata HB X dalam sambutannya.

HB X mengajak kader penggerak PKK untuk memberikan bimbingan dan fasilitas kepada ibu lain, untuk menjaga kerukunan dalam bermasyarakat. Sebab para kader, memiliki kunci kesuksesan dalam membangun peran keluarga.

Ketua Tim Penggerak PKK GKR Hemas juga menekankan pentingnya pembinaan keluarga dalam tahun politik seperti saat ini. Guna memberikan pesan damai, PKK harus bisa menjadi juru damai. Untuk memberikan kedamaian itu, PKK bisa membangun locus di parlemen.

PKK, kata istri HB X, harus bisa memberi contoh nyata dalam membangun kedamaian antarsesama. Maka dari itu, tim penggerak PKK harus memiliki panutan yang baik, sebagai motor penjaga perdamaian bagi masyarakat dan juga Indonesia.

“Efek dari hiruk pilkada pasti terjadi dalam keluarga, namun tim penggerak PKK harus mampu mengatasi efek buruk yang ditimbulkan,” jelasnya. (bhn/ila/mg1)