GUNUNGKIDUL – Sekda Gunungkidul Drajat Ruswandono mengatakan tahun ini tengah menggarap Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari. Baron akan dijadikan lokasi wisata yang lebih bersih agar nyaman dikunjungi.

“Tahun ini masterplan dan DED (detail engineering design) dirampungkan. Kami akan melakukan sosialisasi kepada warga dan pedagang,” kata Drajat Kamis (15/3).

Penataan Baron di antaranya membuat jalan untuk wisatawan dan bisa digunakan penanganan darurat. Penataan penjual suvenir dan makanan, hingga lahan parkir.

“Nanti wajah Pantai Baron akan berubah. Kami ingin wisatawan nyaman, pedagang dan wisatawan bisa berdagang dengan tenang,” ujar Drajat.

Mengenai anggaran, kata Drajat, pembangunan Baron dibiayai provinsi, sedangkan pemkab berkewajiban membebaskan lahan.

“Pembebasan lahan wilayah utara, karena ada beberapa bidang tanah milik perorangan,” kata Drajat.

Tidak hanya Baron, Pantai Krakal juga akan dijadikan kawasan parkir terpadu. Setelah kedua pantai itu selesai ditata kemudian dilanjutkan pantai lain.

Akan dilengkapi rest area di Bunder, Playen, Kecamatan Purwosari, dan Kecamatan Semin. Seluruh bus wisata harus berhenti di rest area untuk membeli tiket.

“Bus diparkir di Pantai Krakal, wisatawan melanjutkan menggunakan shuttle yang sudah disiapkan,” kata Drajat.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul Winaryo mengatakan lahan yang dibutuhkan mencapai 4,5 hektare. Sekarang masih dalam proses pembebasan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.

“Dana pembebasan lahan Rp 9,7 miliar,” kata Winaryo. (gun/iwa/mg1)