GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA

SLEMAN – Tidak hanya tim-tim peserta Liga 1 yang mulai bersiap jelang kompetisi bergulir. Korps pengadil lapangan juga menjalani seleksi untuk memilih siapa yang layak bertugas di Liga 1. Seleksi yang diikuti 49 wasit dan 64 asisten tersebut digelar di Hotel UNY, Sleman, 12-15 Maret.

“Beberapa di antaranya ada yang berlisensi FIFA. Tapi minimal yang bisa menjadi peserta seleksi ini adalah wasit berlisensi nasional C1,” kata Kepala Departemen Wasit PSSI Ngadiman Asri disela-sela PSSI Proffesional League Refree Selection Liga 1 Seasons 2018, Rabu (14/3).

Keempat wasit FIFA yang ambil bagian dalam seleksi tersebut yakni Oki Dwi Putra Senjaya, Dwi Purba Wicaksana, Mustafa Umarela, dan Yudi Nurcahya. Selain mereka, masih ada wasit dan asisten wasit pemegang lisensi FIFA yang turut diundang guna mengikuti seleksi.

Namun mereka tidak bisa hadir karena harus bertugas memimpin pertandingan AFC Cup di luar negeri. Sebut saja Toriq Al Katiri (wasit) dan Rinaldi Tarigan (asisten wasit). “Bagi yang belum bisa hadir seleksi kemungkinan nanti diikutkan dalam seleksi berikutnya,” imbuh dia.

Dalam seleksi yang berjalan selama empat hari, para peserta seleksi harus mengikuti dan lulus sejumlah tahapan tes yang ada. Seleksi yang diisi pemateri yakni mantan asisten wasit FIFA asal Jepang sekaligus Direktur Teknik Bidang Wasit PSSI Toshiyuki Nagi itu terbagi menjadi seleksi di luar ruangan dan dalam ruangan.

Adapun untuk di luar ruangan yang berlangsung di Stadion UNY, seleksi berupa fitnes dimana setiap peserta mengikut tes lari mulai jarak 30 sampai 40 meter. Lalu 75 meter harus ditempuh dalam waktu 15 detik dan berjalan 25 meter ditempuh dalam waktu 20 detik.

Setelah itu, untuk seleksi di dalam ruangan yakni dilakukan dalam bentuk video test. Peserta baru bisa mengikuti seleksi di dalam ruangan jika terlebih dahulu lolos seleksi fitnes. “Lulus fitnes test dahulu baru bisa ikut room class. Kami adakan seleksi ini dahulu, nah nanti berapa yang akan memimpin kami serahkan ke PT LIB (Liga Indonesia Baru). Kalau mengaca pada kompetisi Liga 1 lalu memang butuh sekitar 40 an wasit,” tandas anggota Komite Wasit PSSI Purwanto. (riz/din/mg1)