JOGJA- Sebanyak 696 medali akan diperebutkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2018 yang akan mulai digelar 19-22 Maret mendatang. Jumlah medali itu terdiri dari 199 emas, 199 perak, dan 298 perunggu.

Total ada 1.408 atlet yang ambil bagian. Mereka berasal dari Kota Jogja sebanyak 257 atlet, Kabupaten Sleman (323), Bantul (302), Kulonprogo (258), dan Gunungkidul (268).

Kasi Olahraga Balai Pemuda dan Olahrga (BPO) DIJ Eka Heru Prasetya mengatakan, ada 23 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dan dilombakan. Selain cabor definitif, juga dipertandingkan sejumlah cabor ekshibisi.”Yakni anggar, tarung derajat, wood ball, sepatu roda, dan catur,” kata Eka di sela technical meeting di GOR Amongrogo, Rabu (14/3).

Selain itu, ada beberapa daerah yang tidak mengirimkan atletnya di sejumlah cabor. Kota Jogja tidak mengirimkan atletnya untuk angkat besi, gulat, dan sepak takraw. Sedangkan Gunungkidul absen di senam dan tae kwon do.

Pembukaan POPDA 2018 akan dilakukan di GOR Amongrogo. Lokasi ini juga sebagai venue untuk bola voli. Sedangkan untuk sepak bola, panjat tebing, balap sepeda, dan bola voli pasir dipusatkan di Kompleks Stadion Mandala Krida. Kompleks Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul digunakan untuk bola basket dan Kompleks FIK UNY.

POPDA ini sekaligus sebagai ajang seleksi untuk jenjang berikutnya. Mereka yang berprestasi akan mengikuti seleksi untuk Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).”Ini sekaligus untuk meningkatkan prestasi mereka,” kata Ketua Harian PASI DIJ Bambang Dewanjaya. (cr1/din/mg1)