PURWOREJO-Lalu lintas di jalan provinsi Kemiri-Bruno tersendat akibat munculnya lubang besar berdiameter 1,5 meter di tengah jalan. Lokasi itu tepatnya di Desa Plipiran Kecamatan Bruno. Lubang ini memakan jalan karena memakan hampir separoh badan jalan.

Kapolsek Bruno AKP Mahmoyo mengatakan, lubang itu muncul di atas gorong-gorong pembuangan air. Tingginya hampir dua meter. “Di dalam lubang lebih luas dibandingkan diatas karena hampir lima meteran,” jelasnya.

Lubang itu munculnya sekitar pukul 11.45 saat ada kendaran truk bermuatan batu yang melintas. Kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban dan kendaraan yang terperangkap segera bisa diatasi. “Sebenarnya sejak pagi hari sudah muncul retakan berbentuk lingkaran. Hanya saja memang belum ambrol,” tambahnya.

Kuat dugaan, bagian dalam gorong-gorong sudah tidak normal lagi dan tergerus aliran air. Jalan provinsi itu sendiri selama ini tingkat penggunaannya cukup tinggi dimana banyak kendaraan pengangkut kayu dan batu yang melintas.

Anggota Komisi B DPRD Purworejo Ngadianto meminta kejadian ini segera diatasi. Karena jalur tersebut cukup vital. “Informasinya jalan itu masih dalam perawatan. Berarti masih ada tanggung jawab dari pihak kontraktor,” kata Ngadianto.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Suranto mengatakan sudah berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi Jawa Tengah dan segera ditindaklanjuti. (udi/din/mg1)