BANTUL – Di balik ambruknya jembatan di Jalan Ganjuran akibat siklon tropis Cempaka akhir tahun lalu ternyata menyimpan cerita menarik. Sebagian warga sekitar jembatan yang menghubungkan Jalan Samas dan Jalan Parangtritis ini justru merasa bersyukur.

Alasannya, usia kontruksi jembatan yang terletak di Dusun Sorok, Sumbermulyo, Bambanglipuro sudah uzur. “Usianya sudah tua. Dibangun 1950,” ucap seorang warga yang enggan dikorankan identitasnya ini Rabu (7/3).

Saking uzurnya, sumber ini mengaku dulu sering merasa khawatir bila jembatan ambruk sewaktu-waktu. Khawatirnya lagi bila mengancam nyawa pengendara. Ambrolnya jembatan ini sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Banyak pengendara yang tercebur

Di sisi lain, ambruknya jembatan memicu akses perekonomian dan pariwisata terganggu. Sebab, Jalan Ganjuran merupakan jalur alternatif bagi wisatawan yang menghindari kemacetan di Jalan Parangtritis.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul Yudo Wibowo memastikan, pemkab telah menggelontorkan anggaran perbaikan konstruksi jembatan sebesar Rp 450 juta pada APBD 2018. Kendati begitu, proses pengerjaannya masih menunggu proses lelang pekerjaan. “Maret ini sudah lelang,” ucapnya. (zam/ila/mg1)