GUNUNGKIDUL – Keberpihakan terhadap penyandang difabel di bidang wisata masih minim. Kaum difabel masih kesulitan menikmati destinasi wisata lantaran belum didukung fasilitas memadai.

Ketua Forum Komunikasi Disabilitas Hardiyo mengatakan persentase tempat wisata ramah difabel baru 20 persen. Di wisata bahari, akses masuk berupa jalan turunan menyulitkan penyandang disabilitas untuk turut menikmati keindahan alam.

“Tidak perlu jauh-jauh, Taman Kota Wonosari dukungan untuk disabilitas masih kurang. Akses masuk menuju Taman Kota belum mendukung,” kata Hardiyo Senin (6/3).

Oleh sebab itu, karena sudah ditetapkan sebagai kabupaten ramah inklusi idealnya hak-hak penyandang disabilitas dipenuhi. Hardiyo mewakili penyandang disabilitas lain ingin seluruh tempat wisata mempermudah aktifitas penyandang disabilitas.

“Bentuk dukungan di antaranya berupa infrastruktur pendukung jalan atau bangunan ramah difabel,” kata Hardiyo.

Jika memungkinkan sarana pendukung lain berupa tulisan berjalan atau running text, petunjuk (informasi braile), ramp dan hand rail pada akses masuk perlu dipikirkan. Sebab kendala disabilitas beragam.

“Tunanetra membutuhkan informasi dalam bentuk braile. Penyandang tuli perlu running text dan tunadaksa memerlukan ramp dan hand rail. Kemudian adanya jalan khusus untuk penyandang disabilitas juga diperlukan,” ujar Hardiyo.

Dalam perkembangan pariwisata hendaknya penyandang disabilitas dilibatkan. Dengan keterbatasan fisik yang dimiliki sebenarnya mempunyai keahlian khusus sehingga dapat dijadikan bantuan tenaga pendukung pariwisata.

“Di antara keahlian itu bisa membuat produk kesenian seperti ukiran topeng, sehingga dapat dipasarkan. Masih banyak keahlian lainnya,” kata Hardiyo.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Hary Sukmono mengaku terus berupaya memberikan kemudahan penyandang disabilitas. Seperti di Pantai Drini sudah dibangun jalan turunan untuk difabel.

“Untuk selanjutnya destinasi wisata ramah difabel yang lain menyusul. Misalnya Pantai Baron dan Wediombo,” kata Hary. (gun/iwa/mg1)