JOGJA – Alunan gamelan terdengar merdu menyeruak dari Ndalem Tjakrawasitan, Tempel, Wirogunan, Umbulharjo, Selasa (6/3). Di sana sedang ada latihan karawitan oleh anggota Yayasan Karawitan Gambir Sawit yang didirikan oleh lima empu karawitan Jogja, KPH Notoprojo, Ki Wiryah Sastrowiryono, R. Suprapto Atmosutidjo, Ki Nayono, dan Ki Suwariyun.

Latihan yang dihelat kemarin bukannya tanpa sebab. Latihan ini sebagai upaya merevitalisasi keberadaan Yayasan Gambir Sawit.

“Tahun ini pengurus Yayasan Gambir Sawit mendayagunakan kembali segenap potensi Gambir Sawit sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan seni karawitan Jawa khususnya di Jogja,” ujar Ketua Yayasan Gambir Sawit Tri Warsono Tjkarawasita.

Menurutnya, yayasan yang lahir 1 Januari 1995 ini merupakan yayasan karawitan pertama dan satu-satunya di Jogja. “Yayasan ini pernah berjaya pada zamannya,” ungkapnya.

Tri Warsono mengatakan, sejak 1996 yayasan ini telah mengadakan kursus karawitan bagi masyarakat. Namun seiring berjalannya waktu, yayasan ini seakan hilang tergerus modernisasi, bahkan bantuan dari pemerintah pun tak mengalir ke yayasan ini. Ke depan diharapkan ada perhatian dari pemerintah terhadap keberadaan yayasan ini.

“Yayasan ini sebagai ajang silaturahmi dan sebagai sarana untuk menggali ide gagasan, serta sumbang saran untuk melestarikan warisan leluhur,” terangnya. (sky/ila/mg1)