SLEMAN – Persaingan antara pasar tradisional dan pasar modern semakin ketat. Pasar tradisional terus berbenah, begitu pula dengan program yang ditawarkan di sana. Menarik minat warga terus belanja di pasar tradisional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menggelar Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional 2018.

Dalam kegiatan ini ada 17 pasar tradisional yang terlibat. Warga yang masuk ke pasar dan berbelanja bisa mendapatkan kupon dengan hadiah menarik. Hadiahnya pun lumayan, seperti sepeda motor, televisi, kulkas, sepeda gunung, dan seratus hadiah hiburan.

Kepala Disperindag Sleman Tri Endah Yitnani menuturkan, tujuan program ini meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke pasar tradisional.

“Karena melihat maraknya pertumbuhan toko modern saat ini menyebabkan masyarakat mulai enggan berbelanja di pasar tradisional padahal dari segi infrastruktur dan fasilitas kami sudah membenahi demi kenyamanan bersama,” jelasnya ditemui di Kantor Humas dan Protokol Pemkab Sleman, Selasa (6/3).

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya melibatkan 14 pasar, tahun ini ada 17 pasar yang sudah direvitalisasi. Pasar tersebut antara lain Pasar Prambanan, Pasar Protojayan, Pasar Gamping, Pasar Godean, Kuliner Belut Godean, Pasar Cebongan, Pasar Sleman Unit I, Pasar Sleman Unit II. Kemudian Pasar Condongcatur, Pasar Tempel, Pasar Pakem, Pasar Kebonagung, Pasar Ngino, Pasar Jangkang, Pasar Sambilegi, Pasar Kalasan, dan Pasar Gentan.

“Mekanismenya kupon akan dibagikan oleh petugas pasar dan pengurus paguyuban pasar. Tidak ada batas transaksinya, siapapun yang datang ke pasar bisa mendapat satu kupon dan dimasukkan dalam kotak undian,” jelas Endah, sapaannya.

Masyarakat tinggal mengisi kupon undian dengan lengkap seperti nama pasar, nama pengunjung, NIK, alamat, dan nomor telepon. Pembagian kupon akan berlangsung dari 1 Maret hingga 5 Mei 2018 dan akan diundi pada 9 Mei 2018 dalam kegiatan peresmian Pasar Prambanan baru.

Kepala Seksi Pengembangan Perdagangan Tradisional Kurnia Astuti menyampaikan ada 200 ribu kupon yang dibagikan di 17 pasar tersebut. Setiap harinya satu pasar akan mendapat jatah 250 kupon.

Dia menambahkan ke 17 pasar tersebut dipilih karena sudah memenuhi sebelas item yang disyaratkan pemerintah seperti adanya kios, ruang terbuka, fasilitas memadai, dan terdapat ruang terbuka. Saat ini pihaknya sedang menyelesaikan revitalisasi beberapa pasar antara lain Pasar Turi, Pasar Gendol, Pasar Wonosari Ngemplak, dan Pasar Cebongan. “Kami menargetkan selasai akhir tahun ini,” katanya. (ita/ila/mg1)