KULONPROGO – Polres Kulonprogo menggelar operasi lalu lintas serentak dengan sandi Operasi Keselamatan Progo 2018. Kegiatan digelar Senin (5/3) hingga Minggu (25/3).

“Kami terjunkan 140 personel Polres dibantu Polsek. Kami juga sudah memetakan beberapa target dalam operasi kali ini,” kata Wakapolres Kulonprogo Kompol Dedy Suryadharma Selasa (6/3).

Sasaran operasi yakni orang yang melanggar rambu lalu lintas. Seperti traffic light, melawan arus, mengonsumsi miras dan pemakaian safety belt.

Lokasi raziaa di jalan yang dianggap rawan pelanggaran dan kecelakaan. Di antaranya ruas Jalan Diponegero dan Jalan Perwakilan Wates.

“Kami mengedepankan tindak preemtif atau pencegahan dengan persentase 40 persen. Tindakan represif atau penegakan hukum (gakkum) meliputi tilang dan teguran dengan persentase 20 persen,” kata Dedy.

Kasatlantas Polres Kulonprogo AKP Maryanto mengatakan jumlah kecelakaan di Jalan Diponegoro dan Jalan Perwakilan paling banyak. Tindakan preventif tetap diutamakan, di antaranya pembinaan lalu lintas, patroli serta pengawalan lalu lintas.

“Dua ruas jalan itu menjadi perhatian karena banyak pelanggaran saat malam dan sore. Perlengkapan berkendara juga masih kurang,” kata Maryanto.

Selain itu, banyak orang yang nongkrong juga menjadi perhatian polisi. Diharapkan Operasi Keselamatan Progo 2018 menjadikan keamanan dan ketertiban lalu lintas semakin meningkat. (tom/iwa/mg1)