BANTUL – Rapor kinerja pemkab pada triwulan empat 2017 jeblok. Hasil penilaian Pemprov DIJ ini menempatkan kinerja Pemkab Bantul terendah di antara lima kabupaten-kota se-DIJ. Salah satu pemicunya adalah realisasi program kegiatan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) banyak yang molor.

“Kegiatan pada triwulan pertama baru direalisasikan pada triwulan dua,” jelas Sekretaris Daerah Bantul Riyantono saat penyerahan hasil evaluasi OPD dan Kecamatan di Kompleks Parasamya, Senin (5/3).

Faktor lainnya adalah laporan fisik keuangan di Pemprov DIJ setiap tanggal 5. Kondisi ini berbanding terbalik di lingkungan pemkab. Laporan fisik keuangan baru diserahkan setiap tanggal 10. Praktis berbagai faktor ini memicu deviasi pemkab lebih tinggi.

Pejabat yang akrab disapa Tony ini mengaku catatan dari Pemprov DIJ ini sebagai keprihatinan bersama. Karena itu, Tony menganggap perlu ada rangkaian pembenahan. Salah satu contohnya dengan mengeluarkan surat edaran. Isinya agar laporan fisik keuangan di setiap OPD dan kecamatan diserahkan maksimal setiap tanggal 4. Agar keesokannya dapat dilaporkan. “Akan kami cermati bersama agar menjadi yang terbaik,” ucapnya.

Rapor ini juga menjadi keprihatinan Bupati Bantul Suharsono. Pensiunan perwira menengah Polri ini pun meminta jajaran OPD memerhatikan laporan fisik keuangan. Juga, meminta pengadaan barang dan jasa mengacu Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015.

“Paling lambat akhir bulan Maret (proses pengadaan barang dan jasa harus dimulai). Terutama kontruksi,” pintanya.

Suharsono juga meminta OPD memegang dokumen perencanaan. Agar realisasi berbagai program on the track. Dengan begitu, tak ada lagi realisasi program yang menumpuk di akhir tahun. “Kalau sudah diplanning tidak mungkin numpuk di Desember,” tandasnya.

Nah, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja OPD dan kecamatan, bupati memberikan apresiasi. Di level OPD, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang mendapatkan predikat terbaik. Adapun di level kecamatan disabet Kecamatan Sedayu. Kecamatan Sedayu mendapatkan nilai terbaik dalam evaluasi kinerja dengan meraih nilai AA. (zam/ila/mg1)