MUNGKID – Memasuki usianya yang ke-34 tahun pada 22 maret 2018 mendatang, tidak banyak hal istimewa yang digelar Pemkab Magelang. Perayaan HUT bakal sangat sederhana. Salah satu pertimbangannya, adanya pemilihan bupati dan wakil bupati.

“Kita tidak akan mendatangkan artis ibukota atau bahkan grup musik luar negeri. Tetapi nanti hiburannya cukup juara pop singer,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Magelang Tavip Supriyanto kemarin.

Puncak perayaan HUT Kota Mungkid akan ditandai dengan upacara di Lapangan Setda. Sebelumnya, sejumlah agenda telah digelar, di antaranya, lomba bank sampah (19-27 Februari), lomba foto dan video melalui media sosial (20/2-23/3 Maret) dan Popda (26/2 hingga 1 Maret). Termasuk pelatihan jurnalistik bagi siswa pada 26/2 dan 6/3 ini.

Adapun kegiatan yang akan digelar menyusul, yakni kerja bakti masal pada 10 dan 16 Maret mendatang, Safari KB (13-14 Maret), tebar benih ikan dan rafting (15/3), gemar makan ikan (15/3) dan festival rebana (15-17 Maret). Kemudian ada Tour de Ketep seniman dan seniwati pada 15 Maret, tirakatan dan sarasehan (20/3), dan lomba penulisan (21-25 Maret). Untuk pentas seni, pagelaran wayang, pesta angkringan rakyat, pop singer, donor darah dan lomba senam Tubelo yang serentak akan digelar 23 Maret.

“Ini tahun politik, peringatan HUT akan digelar sederhana, dari rakyat untuk rakyat,” tutur Tavip yang kesehariannya menjabat Kepala Biro Pembangunan Daerah Pemprov Jawa Tengah.

Rangkaian acara lainnya yakni festival kuliner, gerakan minum susu dan makan telur serta pameran bank sampah, serentak pada 23-25 Maret 2018. Kemudian lomba fashion show, lomba menyanyi PNS, lomba arung jeram antaroperator, olahraga tradisional dan peresmian kampung pengelola limbah botol sampah plastik.

Plt Sekda Kabupaten Magelang Eko Triyono menambahkan, pemkab mengapresiasi kegiatan warga yang ikut mendukung perayaan HUT Kota Mungkid, seperti Festival Durian di Candimulyo pada 17 Maret 2018. Wilayah Kecamatan Candimulyo memang dikenal memiliki potensi durian. (dem/laz/mg1)