RADARJOGJA.CO.ID – Islam berkemajuan yang digagas Muhammadiyah semakin mendapatkan tempat ditengah masyarakat luas. Ini ditandai semakin banyak orang tua yang menitipkan putra-putrinya untuk sekolah dan belajar di lembaga pendidikan milik amal usaha Muhammadiyah. Salah satunya adalah Perguruan Tinggi Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Nah, sebagai amal usaha Muhammadiyah, UAD ingin terus menggelorakan islam berkemajuan yang digagas KH Ahmad Dahlan.

“Ini tidak lepas dari komitmen Muhammadiyah, UAD ikut memajukan dan mencerdaskan generasi bangsa,” kata Direktur Program Pasca UAD, Prof Dr Ahmad Mursidi saat membuka Stadium General yang diselenggarakan oleh Magister Pendidikan Agama Islam UAD bertema Paradigma Pendidikan Islam Berkemajuan di Kampus 2 Jalan Pramuka, Sabtu (3/3). Acara ini diikuti oleh mahasiswa Magister PAI UAD.

Dosen PAI Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr Mohammad Ali menerangkan, Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakat dan keagamaan di tanah air yang dinilai paling berperan penting dalam peletakan pondasi dasar penggabungan antara pendidikan progresif dengan relegius. Sehingga, wajar bila lembaga pendidikan milik Muhammadiyah yang ada di tengah masyarakat tetap bertahan bahkan terus berkembang.

“Siswa di sekolah Muhammadiyah tidak hanya diajarkan ilmu agama saja. Mereka juga diberikan ilmu pengetahuan. Inilah keunggulan sekolah Muhammadiyah dengan sekolah lain,” papar Ali kepada para peserta stadiun general.

Ali berpesan kepada para mahasiswa Magister PAI UAD ikut menggelorakan islam kemajuan yang dipelopori Muhammadiyah. Jangan sampai islam berkemajuan kalah dengan aliran ekstrim yang dapat merusak kerukunan. Sebagai pendidik kita harus bisa mengintegrasikan antara ilmu agama dengan ilmu pengetahuan,” jelas Kaprodi PAI UMS ini. (mar)