MEMORI : Saat Agus “Grandong” Purwoko (depan dua dari kanan) menyandang kapten PSS Sleman. (RADAR JOGJA FILE)

Musim 2018 menjadi musim baru bagi PSS Sleman. Semuanya serba baru. Manajemen baru. Pelatih baru. Serta pemain yang mayoritas muka-muka baru. Seperti restart dan memulai dari nol lagi.

Selain harus menentukan pemain di posisi yang pas, pekerjaan rumah tim pelatih juga menentukan pemimpin di lapangan. Ya, sepeninggal Busari, kapten tim musim lalu yang hijrah ke Persibat Batang, posisi skipper Super Elang Jawa lowong.

Sebelumnya jika Busari berhalangan ada Waluyo atau Jodi Kustiawan sebagai pengganti. Namun keduanya juga tidak lagi berada di tim. Jodi berlabuh ke Persela Lamongan. Sedangkan Cak Wal masih berada di kampung halaman di Banyumas.


LEGENDA: Anang Hadi (berdiri paling kanan) mendapat amanah sebagai kapten PSS Sleman. (RADAR JOGJA FILE)

Tak pelak, pelatih Herry Kiswanto perlu menyiapkan kapten baru bagi PSS untuk musim 2018. Setidaknya beberapa nama sudah pernah dicoba untuk mengenakan ban kapten di lengannya. Namun sepertinya Herkis masih terus menimbang-nimbang.

Setidaknya ada empat nama yang sudah pernah dipasrahi tanggungjawab itu. Yakni Yudi Khoirudin, Dave Mustaine, Ahmad Hisyam Tolle dan I Made Wirahadi.

“Sosok leader masih belum kita temukan secara definitif. Sosok yang bisa mengontrol permainan dan emosi pemain ketika tensi pertandingan meningkat,” kata Herkis.

Selain itu, menurut eks kapten Timnas Indonesia itu, sosok kapten adalah kaki tangan pelatih di atas lapangan untuk menjelaskan instruksinya kepada pemain lain. Bagaimana waktu menyerang, bertahan dan mengatur strategi dan tempo permainan.

Sehingga diperlukan kematangan, intelijensia dan kedewasaan berpikir sebagai wakil pelatih. “Tidak mungkin pelatih terus berteriak sepanjang pertandingan. Itulah kenapa kapten harus bisa membimbing rekan-rekannya,” jelas Herkis.

Saat ini, Herkis masih melakukan sistem bergilir untuk menujuk siapa yang menjadi kapten di setiap laga uji coba. Menurutnya hal ini bagus karena setiap pemain yang ditunjuknya agar bisa memahami dan memiliki tanggungjawab yang besar ketika menyandang ban kapten. (riz/mg1)