KULONPROGO – Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kulonprogo menangkap peluang pertumbuhan ekonomi seiring pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA).

“Kondisi saat ini dan prospek ke depan perlu segera direspons seluruh komponen, termasuk pengusaha muda,” kata Hasto Kamis (29/2).

Menurut Hasto, Kulonrogo akan menjadi kota industri dan banyak sektor terangkat dengan keberadaan NYIA. Mulai dari infrastruktur, logistik, pariwisata, sampai perumahan, semua peluang terbuka.

“Kulonprogo akan mengalami perubahan signifikan khususnya dalam bidang ekonomi. Bahkan bisa menjadi kabupaten berasa metropolitan,” ujarnya.

Diharapkan, peluang yang ada harus direspons cepat pengusaha Kulonprogo. Termasuk pengusaha muda untuk memakmurkan masyarakat Kulonprogo.

“Saya berharap HIPMI Kulonprogo aktif melibatkan masyarakat miskin untuk keluar dari pengangguran dan kemiskinan,” kata Hasto.

Ketua HIPMI Kulonprogo Andrie Pratama menyatakan pihaknya belum terlibat dalam megaproyek NYIA. HIPMI kesulitan mengakses informasi NYIA.

“Informasi jstru kami dapat dari rekan HIPMI Pusat. Hal itu yang menyebabkan HIPMI Kulonprogo belum banyak berkiprah. Namun HIPMI siap terlibat dalam NYIA,” kata Andrie.

HIPMI Kulonprogo membantu pengembangan wisata Kebun Teh Nglinggo-Tritis. Diharapkan bisa menjadi destinasi wisata andalan.

“Kami mulai merintis pengembangan wisata kebun teh di sana,” ujar Andrie. (tom/iwa/mg1)