SLEMAN – Siswa SMA di DIJ akan mengadakan gladi bersih bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 12-14 Maret nanti. Menuju ke sana, sejumlah sekolah sudah mengadakan berbagai persiapan. Mulai dari simulasi hingga ujian praktik.

Di antaranya dilakukan oleh siswa SMA Tiga Maret dan SMAN 6 Jogja yang sudah menjalankan persiapan enam bulan sebelumnya. Kepala SMA 3 Maret Dalono mengatakan, dalam kurun waktu tiga bulan sekolah mereka sudah melaksanakan dua kali simulasi dan ujian praktik.

Sedangkan di SMAN 6 Jogja setidaknya ada 255 siswa yang melakukan simulasi. “Dua kali simulasi, evaluasinya masih ada peserta yang lupa log out sehingga jawaban tak bisa diakses di server,” jelas Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMAN 6 Jogja Gigih Kuncoro ditemui Kamis (1/3).

Selain persoalan teknis yang dihadapi, permasalahan lainnya pada psikologi siswa yang harus menghadapi ujian nasional dan ujian sekolah.

Kasi Perencanaan Pendidikan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIJ Bakhtiar Nur Hidayat mengungkapkan, UNBK saat ini bukan penentu kelulusan siswa melainkan sebagai pemetaan nilai pendidikan. “Meskipun persentase nilai antara ujian nasional dan ujian sekolah 40 persen-60 persen beban psikis yang dirasakan peserta cukup besar. Kami menyadari hal itu,” ungkapnya. (cr1/ila/mg1)