BANTUL – Dewan Pembina BPC Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul Supriyanto mendorong pemkab menerapkan kebijakan khusus terkait kunjungan tamu kedinasan. Isinya agar setiap tamu dinas wajib menginap di hotel di wilayah Kabupaten Bantul.

“Minimal semalam saat hari H kunjungan dinas,” jelas Supriyanto Kamis (22/2).

Dia melihat kebijakan ini sangat urgent. Itu untuk mendorong pertumbuhan hotel. Tanpa dukungan ini, hotel di wilayah Kabupaten Bantul bakal kalah bersaing dengan Kota Jogja. Sebab, ada kecenderungan tamu dinas lebih memilih menginap di Kota Jogja lantaran dekat dengan pusat keramaian.

“Biar kuat kebijakan ini setidaknya berupa peraturan bupati,” ucapnya.

Supriyanto mengaku pernah menyampaikan usulan ini kepada pemkab juga ke DPRD Bantul agar kebijakan ini segera terealisasi.

Terpisah, Bupati Bantul Suharsono mengaku belum berencana mengeluarkan kebijakan ini. Alasannya, jumlah hotel berbintang di Bantul baru sebanyak dua unit. Kendati begitu, Suharsono memastikan suatu saat bakal mengeluarkan kebijakan ini andai kuantitas sekaligus kondisi perhotelan sudah memadai dan sudah layak dipamerkan.

“Harus berkompetisi dulu dengan kota. Sik penting diapiki disik bareng-bareng (yang penting diperbaiki dulu),” katanya. (zam/ila/mg1)