GUNUNGKIDUL – Kerja sama Pemkab Gunungkidul dengan Pemerintah Korea Selatan (Korsel) bisa dirasakan masyarakat. Salah satunya, program air bersih menggunakan tenaga surya.

Kades Bleberan Supraptono mengatakan program Saemaul Undong yang dibawa Pemerintah Korea Selatan melalui Saemaul Globalization Foundation (SGF) sudah berjalan dua tahun.

Layanan tersebut berupa peningkatan layanan air bersih melalui tenaga surya. Pembangunan gedung serbaguna Saemaul Undong dan pembuatan air kemasan dari mata air desa setempat.

“Diambil dari Sumber Air Jambe semula dialirkan menggunakan tenaga diesel. Kini dialihkan menggunakan listrik tenaga surya,” kata Supraptono Rabu (21/2).

Pembangunan gedung serbaguna Saemaul Undong digunakan sebagai pusat pelatihan, kegiatan dan pemberdayaan masyarakat. Gedung tersebut dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bleberan.

“Untuk pengolahan air kemasan, memanfaatkan Sumber Air Jambe yang memiliki potensi debit sebesar 60-80 liter per detik,” kata Supraptono.

Hasil penjualan air kemasan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan kerja sama tersebut bisa meningkatkan pertanian. Termasuk pemberdayaan perempuan, peningkatan layanan kesehatan, alih teknologi, hingga pembangunan infrastruktur.

“Semua program telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Bleberan,” kata Badingah.

Dia berharap, program serupa bisa bergeser ke desa lain. Sehingga perekonomian masyarakat terus meningkat. (gun/iwa/mg1)