JOGJA – Selama sepekan ini, atlet-atlet panjat tebing Indonesia yang sedang menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) akan dijajal timnas Tiongkok. Kedua tim mempersiapkan diri secara maksimal sebelum turun di Asian Games 2018 mendatang.

Rencananya uji coba dijadwalkan sebanyak tiga kali dalam sepekan ini. Latih tanding kedua tim akan digelar dengan sistem mini games yang mempertandingkan atlet-atlet dari kedua negara. Dari uji tanding ini diharapkan, banyak manfaat yang bisa didapat.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Caly Setiawan mengatakan, uji coba tersebut merupakan inisiatif dari tim Tiongkok sebagai pemanasan menjelang Asian Games. Tim lawan sudah datang pada Senin (19/2).

Menurut pria yang juga dosen UNY itu, selain menjajal kemampuan atlet panjat tebing Indonesia, kedatangan timnas Tiongkok ini juga dalam rangka pemusatan latihan. Tim dari Negeri Tirai Bambu itu juga ingin beradaptasi dengan cuaca di Indonesia selama sebulan. “Karena mereka pelatnas di Jogja, uji coba akan digelar di sini. Untuk fasilitas kami kira di Jogja juga sudah memadai,” katanya kepada wartawan, Senin (19/2).

Caly mengatakan, dari pihak Tiongkok sebelumnya meminta uji coba dengan waktu yang lebih lama. Namun porsi latihan bersama memang hanya diberikan sebanyak tiga kali. Sebab, pelatnas sudah memiliki agenda tersendiri yang tidak bisa dialihkan. Rencananya latihan bersama akan diperbanyak dengan simulasi pertandingan untuk semua nomor; speed, lead, maupun boulder. “Program pelatnas sudah berjalan dan ada program yang sudah disusun jauh hari, karena itu latihan bersama kami batasi,” imbuhnya.

Pembatasan latih tanding dengan Tiongkok menurut Caly dilakukan mengingat Tiongkok juga salah satu lawan kuat di Asian Games nanti. Bersama dengan Jepang, Korea, Iran, dan Kazakhstan. Namun latihan bersama tetap penting dilakukan untuk meningkatkan mental atlet.

“Kami ingin mereka tidak jatuh mental lagi jika bertemu lawan yang kuat seperti Tiongkok. Sehingga sudah ada gambaran akan seperti apa nanti di kejuaraan. Kurang lebihnya tentu bisa diamati,” paparnya. Timnas Indonesia menjalani Pelatnas dimulai 2017 lalu. Timnas juga sudah melakoni training camp di Rusia. (riz/din/mg1)