BANTUL – PS Tira telah menyelesaikan keikutsertaan dalam turnamen pra-musim Piala Presiden 2018. Skuad asuhan Rudy Eka Priambada tersebut tengah diliburkan selama tiga hari setelah pertandingan terakhir melawan Perseru Serui.

Pada turnamen pramusim di Surabaya tersebut, Mahanati Lestussen dan kolega hanya menempati posisi ketiga Grup C dengan nilai empat dari sekali menang atas Perseru Serui, imbang melawan Persebaya Surabaya, dan kalah dari Madura United.

“Setelah semalam menang lawan Perseru kami langsung kembali ke Bogor karena tidak lolos ke babak kedua Piala Presiden. Ini di Bogor dahulu sembari membahas rencana tim bergeser ke Bantul,” ungkap Sekretaris Umum PS Tira Yandri kepada wartawan, Senin (29/1).

Priayang juga tentara berpangkat kapten menyebut meski baruakhir Februari nanti tim dilaunching di Bantul, PS Tira akan lebih dahulu tiba di kota tersebut dalam beberapa hari sebelum peresmian tim.”Pertengahan Februari geser ke Bantul dahulu untuk beradaptasi dengan suasana kota dan lapangannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Yandri menjelaskan kalau tim pelatih sudah memastikan akan memulangkan dua pemain asing di tim tersebut. Keduanya yakni Redoune Zerzowi dan Ellio Martin baka dicoret dari tim. Ellio Martin ikut menyumbangkan satu gol saat PS Tira menang besar 4-2 atas Perseru Serui pada laga terakhir Grup C Minggu (28/1) malam.

“Ellio sebenarnya kontrak baru habis April nanti. Tapi sepertinya tidak diperpanjang dan akan dipulangkan. Sementara kami masih menunggu kedatangan pemain asing baru yang akan didatangkan sponsor dari Singapura,” bebernya.

Sebelumnya, PS Tira sudah dua kali berkunjung secara resmi ke Bantul sebagai proses perpindahan markas mereka ke kota ini. Kali pertama yakni ketika Pembina PS Tira, Letjen TNI Dodik Widjanarko menemui langsung Bupati Bantul Suharsono.

Kemudian kedua ketika Direktur Komersial Ahmad Jamil mengecek kondisi Stadion Sultan Agung yang akan jadi stadion tempat tim ini menjamu tim lawannya di kompetisi Liga 1 nanti.Rencananya The Army akan diperkenalkan ke publik Projo Tamansari pada akhir Februari mendatang.

Mengenai perburuan pemain asing, tim mendapat sokongan dari sponsor dari Singapura. Sedangkan manajemen telah mendapatkan kriteria yang diinginkan oleh tim pelatih untuk tiga posisi sentral yakni, bek, gelandang dan penyerang.

“Striker menjadi buruan utama kami untuk pemain asing ini. Selain itu, posisi sentral lainnya juga coba kami cari pemain asing lagi. Untuk pemain asing ini, kemungkinan juga pemain baru yang belum pernah bermain di Indonesia,” bebernya.

Berbeda dengan pemain, skuad pemain lokal yang ada dalam tim saat ini dirasakan sudah cukup maksimal. Jika tidak ada perubahan berarti kemungkinan tidak akan ada lagi perekrutan dari pemain lokal. Tinggal menguatkan dari sektor pemain asing. “Masih ada waktu sebulan karena tenggat pendaftaran pemain asing bisa sampai Maret,” jelasnya. (riz/din/mg1)