MAGELANG – Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) terus dilakukan Polres Magelang Kota menjelang Pilgub 2018. Dalam razia Senin (29/1), ditemukan pengemudi sepeda motor yang masih berstatus pelajar kedapatan membawa minuman keras (miras) jenis arak/ciu di dalam jok motornya.

Petugas langsung memberikan pembinaan berupa tilang. “Kami juga undang orang tuanya ke kantor untuk menyaksikan anaknya menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” kata Kasubbag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani kemarin.

Tidak hanya pemabuk dan pembawa miras, aparat juga mengamankan penjual miras di Kampung Samban Lor, Magelang Tengah. Penjual itu bernama Sodik Cahyono, asal Desa Sidorejo, Kabupaten Magelang, yang di warungnya ditemukan ciu 15 bungkus isi 0,5 liter dan 1 liter.

“Tersangka langsung kami bawa ke markas untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pelaku ini kami proses secara hukum dengan dikenai tindak pidana ringan (tipiring) agar jera,” tuturnya.

Sidang tipiring juga akan dikenakan kepada Muhammad Ega Panji Pangestu yang kedapatan menjual ciu dalam botol milagros. Pelaku asal Desa Sukodadi, Kabupaten Magelang, ini menjual menjual barang haram itu di pertokoan Armada Estate.

“Tersangka Ega rencananya akan menjalani sidang tipiring dalam minggu ini. Kami harap dengan ditangkapnya penjual miras dapat mencegah peredaran miras di kalangan anak muda Kota Magelang,” tandas perwira polwan ini.

Sebelumnya, Polres Magelang Kota juga melakukan pembinaan terhadap lima pengamen di Terminal Tidar, Kota Magelang. (dem/laz/mg1)