BANTUL – Sebelum resmi hijrah ke Bantul, pihak manajemen PS Tira Bantul melihat-lihat fasilitas yang ada di kabupaten berjuluk Projo Taman Sari itu. Di antaranya Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul yang dua musim ini digunakan bersama PSIM Jogja dan Persiba Bantul.

Pembina PS Tira Bantul Letjen TNI Dodik Widjanarko mengaku, SSA stadion yang cukup bagus. Juga memiliki fasilitas yang siap untuk menggelar pertandingan Liga 1. Jenderal bintang tiga yang juga Inspektorat Jenderal (Irjen) TNI itu mengecek setiap sudut stadion.Mulai dari ruang ganti pemain, lorong pemain, dan kamar mandi.

Di tempat itu Dodik tampak cukup puas dengan sudah dilengkapinya pendingin ruangan. Namun sejumlah catatan diberikan Dodik kepada pengelola stadion. Selain itu sisi penting dari stadion yakni lapangan juga menjadi sektor pengecekannya.

Ia pun tak sungkan-sungkan mendekat dan menginjak rumput lapangan sepak bola. Dia juga sempat mencabut beberapa rumput di lapangan itu. “Rumputnya cukup bagus meski akan ada perbaikan. Lampu juga bagus, ruang ganti tidak mengecewakan. Mungkin loker tinggal dirapikan saja dan dipoles sedikit,” ungkapnya.

Dodik mengungkapkan sebelum datang ke Bantul termasuk SSA, pihaknya sudah menerima sejumlah masukan dari beberapa pihak. Hingga akhirnya Bumi Projotamansari pun menjadi calon lokasi home base baru bagi PS Tira selama satu musim kompetisi Liga 1 mendatang.

“Sejauh ini cukup puas dengan survei ini. Tinggal tunggu nanti dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengecek kembali stadion ini,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Sapto Priyono menjelaskan, pihaknya masih menunggu kepastian dan tidaknya PS Tira berhome base di Bantul. Terlebih akan ada penambahan fasilitas di stadion itu.

“Kalau jadi digunakan PS Tira nanti akan ada pengecekan dan verifikasi dari pihak operator. Ada masukan kalau airnya kurang kencang meski sudah dilengkapi shower. Ada pemanas juga untuk digunakan setelah pertandingan,” paparnya. (riz/laz/mg1)