SLEMAN – Polda DIJ menjamin tidak ada aksi percaloan dan titip pada penerimaan calon anggota tahun ini. Mabes Polri sendiri membuka pendaftaran khusus untuk sekolah inspektur polisi sumber sarjana (SIPSS). Setidaknya ada 50 jabatan setara pangkat inspektur yang dibutuhkan di seluruh Indonesia.

Karo SDM Polda DIJ Kombespol Novyan Prananta menjelaskan, pendaftaran lintas profesi, mulai dari program D IV Ahli Nautika, S1 profesi kedokteran umum, seni musik, psikologi, komunikasi, desain komunikasi visual, teknik informatika, teknik kimia, dan teknik penerbangan.

“Untuk jenjang S2 profesi dari kedokteran forensik, kedokteran klinis, dan psikologi. Berumur paling rendah 18 tahun, memiliki IPK minimal 2,75 dari perguruan tinggi akreditasi A dan B. Diambil 50, penempatan merupakan wewenang Mabes Polri,” jelasnya Senin (22/1).

Peran Polda DIJ, lanjutnya, hanya sebagai panitia daerah. Sementara wewenang penyeleksian lanjut oleh Mabes Polri. Dalam seleksi kali ini terbuka bagi program studi seni musik. Strategi perekrutan ini merupakan wujud dinamika Mabes Polri atas kemajuan zaman.

Mengenai aksi kecurangan, dia tidak bisa mengawasi secara langsung. Novyan justru meminta calon peserta turut menjadi pengawas. Jika ada indikasi kecurangan, wajib melaporkan ke Karo SDM. Dia juga meminta agar calon peserta tidak tergoda iming-iming oknum atau penipu lainnya.

“Proses seleksinya ketat dan tetap terbuka. Bisa dipantau melalui website atau dengan datang langsung ke Polda DIJ. Untuk orang dari luar ini yang masih terus kami tanggulangi,” ujarnya.

Kabag Dalpers Polda DIJ AKBP Fanny Sugiharto mengakui penipuan jalur pendaftaran masih marak. Bahkan aksi ini pernah menimpa salah satu anggota Polri. Setidaknya polisi tersebut tertipu hingga Rp 150 juta demi meloloskan sang buah hati.

“Bisa dipantau di www.penerimaan.sdmjogja.com, segala informasi mengenai pendaftaran bisa diakses di sini. Tahun lalu peminat hingga 77 orang, kami kirim tujuh calon polisi dan empat yang lolos,” katanya.

Kabid Humas Polda DIJ AKBP Yuliyanto meminta pendaftar tidak tergiur. Sanksi tegas telah disiapkan bagi pegawai Polda DIJ yang bertindak curang. Bahkan dia menjanjikan anak seorang perwira tinggi sekalipun tidak akan lolos jika bertindak curang.

Guna menampung aduan, pihaknya juga akan membuka posko aduan. Selain itu calon peserta juga bisa melaporkan ke Propam Polda DIJ jika ada petugas yang melanggar. (dwi/ila/mg1)