Dengan bekas jahitan di telinganya sebelah kanan, Slamet Riyadi langsung kembali ke rumahnya di Gendingan RT 17/ RW 03 Notoprajan, Ngampilan, untuk mencari sebagian daun telinganya yang putus. “Kata dokter sebelum 10 jam masih mungkin dijahit kembali,” ujarnya Sabtu (20/1).

Slamet merupakan korban pohon tumbang yang terjadi saat hujan deras disertai angin kencang kemarin pagi. Pada saat kejadian, sekitar pukul 08.30, Slamet yang hendak menuju dapur, pohon cemara dengan diameter 30 sentimeter dan tinggi 15 meter menimpa atap rumah semi permanen itu. “Untungnya anak dan istri berada di depan rumah,” tuturnya.

Oleh warga Slamet yang luka di telinga dan tangan kanannya kemudian dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Jogja. Diakui, selama ini rumah yang ditinggalinya berdiri di atas rel kereta yang sudah lama tidak dipakai dan berstatus Sultan Ground. Tapi rumah yang berada di pinggir Jalan Wahid Hasyim itu menjadi satu-satunya tempat berlindung. “Ya harapannya bisa segera dibangun kembali,” ujarnya.

Selain menimpa rumah Slamet, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Jogja juga menyebabkan pohon tumbang dan menimpa dua rumah lainnya. Data dari Pusdalops BPBD Kota Jogja, pohon tumbang juga terjadi di Tegal Lempuyangan RT 11/ RW 03 Bausasran, Danurejan, tepatnya belakang Bioskop Mataram.

Rumah Wuryanto tertimpa pohon beringin berdiameter 80×10 meter. Sedang di Jalan Wirosobo Sorosutan, Umbulharjo, pohon jati tumbang menimpa rumah milik Charly serta kabel listrik PLN tertimpa pohon berdiameter 20×10 meter.

Ditemui terpisah, Wawali Jogja Heroe Poerwadi (HP) meminta instansi terkait segera turun menangani korban bencana di Kota Jogja. “Kalau perlu bantuan dan pengungsian segera dibuatkan,” perintahnya.

HP menegaskan seluruh jajarannya sudah diminta bersiap dengan potensi hujan deras dan angin kencang, yang diperkirakan masih berlanjut hingga akhir bulan ini. “BPBD sudah diminta waspada di titik-titik yang rawan, termasuk kesiapan masyarakat yang terus kita latih melalui kampung tangguh bencana,” lanjutnya. (pra/laz/mg1)