JOGJA- Menyemarakkan pengetan ke 212 Hadeging Pakualaman digelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Ketua Panitia Peringatan ke 212 Hadeging Kadipaten Pakualaman KPH Indrokusumo menjelaskan, kompetisi yang digelar terbuka untuk umum dan gratis.

Jenis kegiatan yang akan dilombakan yakni, sayembara macapat, lomba dolan anak, tari klasik, lukis pelajar, lomba jemparingan, Jogja gowes herritage, kejuaraan pacuan kuda Pakualam Cup. “Kegiatan lomba jamparingan ini berskala nasional dan memperebutkan tropi GPAA Paku Alam,” jelasnya Sabtu (20/1).

Sementara itu untuk puncak peringatan, akan digelar di Masjid Paku Alam. “Nanti yang akan kami undang masyrakat sekitar. Harapannya, rakyat juga semakin dekat dengan Pakualaman,” katanya.

Kegiatan lainnya adalah memberikan ruang kreativitas bagi para penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus (ABK). Koordinator lomba mewarnai motif batik KRT Suryo Hadipuspoyo menjelaskan, kegiatan lomba mewarnai batik tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan motif-motif batik gagrak Pakualaman kepada masyarakat.

Acara tersebut ditargetkan diikuti oleh 200 kelompok terdiri dari pelajar TK dan orang tua. “Anak berkebutuhan khusus (ABK) juga kami libatkan,” katanya di Pura Pakulaman Sabtu (20/1).

ABK yang ikut bagian dalam kegiatan tersebut, akan dilakukan pendampingan. Baik dari orang tua maupun panita. Menurut dia, ABK juga memiliki potensi di bidang seni. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan melatih sosialisasi bagi ABK. “Tahun lalu peminat dari ABK pun cukup antusias,” katanya.(bhn/din/mg1)