Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Magelang mencatat estimasi pemilih hasil perhitungan terdapat 93.427 orang. Jumlah ini ada selisih dengan DP4 (Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu) Kota Magelang yakni 91.412 pemilih. Adanya selisih itu nantinya akan disempurnakan.

Kepala Disdukcapil Kota Magelang Hartoko menyatakan, hasil pendataan angka yang diperoleh sangat mendekati dengan hasil perhitungan KPU Kota Magelang. Perhitungannya lebih banyak dimungkinkan karena belum masuknya laporan kematian.

“Untuk angka kematian mungkin beberapa sudah melaporkan ke kelurahan. Akan tetapi belum disampaikan ke Disdukcapil,” ujarnya.

Ia pun berharap laporan angka lebih cepat untuk disampaikan. Sehingga, datanya lebih akurat. “Kami tentunya akan terus melakukan koordinasi dengan KPU,” jelasnya.

Komisi Pemilihan Umum Kota Magelang menyampaikan hasil penyusunan daftar pemilih dalam rapat koordinasi penyusunan daftar pemilih pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur 2018. Angka itu merupakan rencana data jumlah pemilih yang akan mempergunakan hak suaranya pada Pilgub 19 Juni mendatang.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron menjelaskan, rapat koordinasi ini KPU menjelaskan mekanisme-mekanisme penyusunan daftar pemilihan menjadi DP4. Kemudian proses pemutakhiran DPS menuju DPT.

“Kami butuh masukan dari masyarakat. Sehingga beberapa instansi diundang, salah satunya rumah sakit karena kami juga butuh masukan dari mereka,” terangnya.

Untuk melayani pemilih yang mondok di rumah sakit, ada TPS terdekat yang disediakan. TPS itu akan mendatangi pasien usai pemilihan reguler selesai. “Pemilihan di rumah sakit dilakukan mulai pukul 12.00,” jelasnya.

Usai menyampaikan penyusunan daftar pemilih KPU Kota Magelang berharap ada masukan-masukan. Seperti dari Disdukcapil ataupun Panwas. (ady/laz/mg1)