KULONPROGO-Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengukuhkan Tim Pelaksana Satu Data Daerah Kabupaten Kulonprogo Tahun Anggaran 2018. Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (18/1). Pengukuhan disaksikan Anggit Prasidha SSos MA dari Kantor Staf Presiden RI.

Hasto menegaskan, data merupakah hal yang sangat penting. Data jika disajikan tidak benar atau validitasnya tidak baik, maka filosofinya seperti mamsukkan sampah dan keluarnya juga sampah. Jika datanya sampah, maka hasilnya juga sampah, disinilah pentingnya tim satu data.

“Sebagai salah satu materi substansi dalam menyusun data kemiskinan, diharapkan tim satu data ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan data yang validitasnya tinggi, data itu diakui baik oleh BPS dan OPD,” tegasnya.

Hasto mencontohkan, saat data kemiskinan informasinya salah, tindakannya atau kebijakan akan diambil juga pasti salah dan hasilnya juga akan salah. “Kalau saya sebagai dokter, diagnosis tepat, treatmen juga tepat, jangan sampai salah, fatal akibatnya,” imbuhnya.

Public Policy Specialist Satu Data Indonesia Anggit Prasidha mengatakan, data yang tidak terstandar dan sulit dibagipakaikan menjadi wajah data dewasa ini. Idealnya, data harus berkualitas dan mudah diberbagipakaikan. Adapun arah kebijakan satu data Indonesia, Visi dan misi Satu Data Indonesia yakni sebagai pendorong pengambilan kebijakan berdasarkan data.

“Indikator keakuratan data dalam pemenuhan standar untuk pemerintahkan yakni tingkat aksesibilitas, ketersediaan dan responsiveness. Data pemerintah yang interoperabel, indikator utamanya tingkat interoperabilitas,” katanya.

Menurutnya, strategi perbaikan tata kelola data, penataan regulasi dan kelembagaan, standarisasi dan sinkronisasi data, capacity building, memastikan interoperabilitas data lintas instansi pemerintah. Rilis dan pemanfaatan data terbuka, publikasi data dalam format terbuka, pengembangan portal satu data Indonesia, mendorong pemanfaatan data baik internal maupun publik. “Saya berharap personalia yang dikukuhkan ini mumpuni dan benar-benar handal dalam pendataan,” ujarnya.

Dalam jajaran kepengurus tim satu data, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menjabat sebagai pengarah sekaligus pembina I, Wabub Sutedjo (Pembina II), Sekda Kulonprogo RM Astungkoro (Pengarah). Adapun kelompok pelaksana yakni Agus Langgeng Basuki Kepala Bappeda (Koordinator).(tom/din/mg1)