LOMPAT: Bertempat di GOR SMP Pangudi Luhur 1 Jogjakarta, Tim 3×3 putra memanfaatkan kesempatan bertanding di babak final untuk meraih kemenangan.

Hal itu terlihat dari banyaknya peserta Road To Loop National Camp. Kompetisi basket 3×3 yang diadakan DBL Indonesia di Jogja (19/1). Diikuti 29 tim putra dan 21 tim putrid. Kompetisi bersistem gugur ini digelar di GOR SMP Pangudi Luhur 1 Jogja.

“DBL juga fokus sama basket 3×3 sebagai salah satu cabang basket. Indonesia juga punya prestasi cukup bagus di cabang ini. Supaya lebih banyak orang suka basket 3×3,” ujar Basketball Operation DBL Jogja Robertus Haryo.

Kompetisi digelar mulai pukul 15.00 sampai pukul 21.00. Selain mendapat hadiah jutaan rupiah, most valuable player (mvp) berhak ikut Loop National Camp di DBL Academy Surabaya Selasa-Kamis (23-25/1).

GESIT:Di bagian putri, laga final 3×3 juga berlangsung seru. Tanpa kenal lelah mereka berupaya untuk menciptakan poin guna memenangi pertandingan.

Pertandingan ketat di tim putri. Adu gengsi antara Stece dan Patbhe terjadi lagi. Mereka bertemu sebagai finalis. Sejak awal pertandingan diwarnai balas membalas poin. Namun ball movement Stece mengantarkan mereka menjadi champion. Unggul 4-2 atas Patbhe.

Sedangkan tim putra didominasi Bosa yang mengirimkan tujuh tim. Para wakil Bosa akhirnya beradu di babak final. Tim Bosa G yang berisikan pemain kelas X dan XI keluar sebagai champion mengalahkan Bosa D yang berisi pemain kelas XII.

“Perjuangan luar biasa. Di awal sempat kelabakan. Tapi akhirnya bisa keluar dari tekanan. Kami menang stamina,” kata point guard Bosa G Liem Alan. (ata/iwa/mg1)