SLEMAN- Hanya ada nama Ahmad Hisyam Tolle dan Arie Sandy sisa skuad Freddy Muli di starting eleven PSS Sleman saat menjamu PDRM FA Malaysia di Maguwoharjo International Stadium (MIS) di turnamen pra-musim Copa Sleman 2018 tadi malam (16/1). Sementara sembilan pemain lainnya adalah rekrutan baru musim 2018.

Namun ternyata Super Elang Jawa mampu mengejutkan The Cops- julukan PDRM FA. Laga baru beranjak lima menit, jala gawang tim Liga Primer Malaysia sudah robek lewat gol kapten PSS Yudi Khoirudin. Gol lahir berkat kerja sama dengan Topan Hidayat.

Pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto memberikan sentuhan berbeda. Build-up serangan dibangun dengan kerja sama tim dari bawah. Arie Sandy sebagai gelandang bertahan memulai bersama Ilhamul Irhas.

Lalu ada trio gelandang dan sayap Topan Hidayat, Adi Nugroho dan Slamet Budiono. Menopang Tambun Naibaho yang diplot menjadi ujung tombak.

Nama terakhir rajin melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan lawan. Eks Sriwijaya FC itu betul-betul menjadi momok bek-bek PDRM. Hasilnya, berawal dari pergerakannya yang diteruskan Ilham Irhas mampu dikonversi Tambun menjadi gol kedua di menit 20.

Sementara lawan juga memiliki beberapa peluang. Legiun asing Redzovic Argzim, Voinea Petrisor dan David Rowley membuat Ega Rizky berjibaku mengamankan gawangnya. Namun sampai turun minum gawang PSS masih aman.
Selepas rehat, PDRM memasukkan Nakatake Shunsuke dan Sim Woon Sub di lapangan tengah. Hasilnya intensitas serangan lebih massif. Berawal dari tendangan bebas dan membuat kemelut, Muhammad Nazri memperkecil ketertinggalan 2-1.

PSS merespons dengan memasukkan Dave Mustaine menggantikan Ilham Irhas. Tak selang lama, Tambun Naibaho yang lepas dari jebakan offside dijatuhkan di kotak penalti. Adi Nugroho yang maju menjadi algojo membawa PSS kembali menjauh 3-1.
Turnamen pra-musim yang digagas PSS Sleman, Copa Sleman 2018 ini juga diikuti Mojokerto Putra dan dua tim asal Malaysia yaitu PDRM dan Kuala Lumpur FA.
Manajemen Super Elang Jawa berharap, turnamen tersebut bisa menjadi bagian untuk memantapkan tim asuhan Herry Kiswanto tersebut. Manajer PSS Sismantoro mengatakan, turnamen ini bagian untuk membentuk tim menyongsong liga. “Kami ingin menyiapkan tim yang betul-betul siap,” kata Sismantoro.(riz/din/ong)