BANTUL – Jadi tidaknya DIJ memiliki tim di Liga 1 akan terkuak setelah Kongres PSSI dan berakhirnya Piala Presiden 2018 mendatang. Sebab PS TNI yang digadang-gadang akan hijrah ke Bantul masih menunggu kongres dan berakhirnya turnamen pra-musim tersebut.

Pekan lalu Asisten Manajer PS TNI Letkol Zainul Arifin menyebut, dengan banyaknya antusiasme masyarakat Bogor menyaksikan PS TNI, pihaknya masih mempertimbangkan untuk tetap ber-homebase di Bogor. Pertimbanganya, jika berganti nama dan pindah homebase, proses tim mendapatkan lisensi AFC perlu diulang dari nol.

Namun beberapa waktu sebelumnya, Edy Rahmayadi yang juga Ketum PS TNI mengatakan bahwa The Army, julukan PS TNI akan pindah homebase ke Bantul dan berganti nama. Sejauh ini persentase kemungkinan klub yang mengakuisisi Persiram Raja Ampat itu ke Bantul cukup besar.

Pengelola Stadion Sultan Agung Bantul Bagus Nur Edi Wijaya mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya mengaku telah dihubungi pihak PS TNI. Salah satunya menanyakan kapasitas dan fasilitas yang telah dimiliki SSA. Pria yang juga pernah menjadi asisten manajer Persiba Bantul itu juga dimintai pendapat terkait lokasi mess pemain.

Dia menjelaskan kapasitas Stadion Sultan Agung dan beberapa fasilitas penunjang lainnya. Termasuk lampu penerangan untuk laga malam hari. Pihaknya juga berikan beberapa pertimbangan terkait mess. “Mengenai jadi tidaknya dan kapan waktunya PS TNI ke Bantul kami belum tahu,” ungkapnya kepada Radar Jogja, Jumat (12/1).

Kemungkinan, jika positif menjadi markas PS TNI, SSA juga akan diverifikasi ulang terkait kelayakan untuk menggelar pertandingan sepak bola kasta tertinggi. Sebelumnya SSA juga pernah digunakan Persiba Bantul ketika berlaga di ISL dan IPL. Sementara musim lalu dipakai bergantian oleh Persiba Bantul dan PSIM Jogja.

Tak hanya SSA, mengenai stadion pendamping Bagus memberikan alternatif Stadion Maguwoharjo Sleman. Sedangkan untuk lapangan latihan di Stadion Dwi Windu.

Sementara itu, PS TNI akan mengikuti turnamen pra-musim Piala Presiden di Surabaya. Piala Presiden rencananya bergulir 16 Januari hingga 17 Februari 2018. PS TNI tergabung dalam grup C bersama tuan rumah Persebaya Surabaya, Perseru Serui, dan Madura United. (riz/din/mg1)