SLEMAN – Menghadapi Seri V Indonesia Basketball League (IBL) di Surabaya akhir pekan ini, Bima Perkasa Jogja (BPJ) mendapat suntikan positif. Shooter Handoyo Saputro yang sebelumnya sempat menepi 10 hari karena cedera kini sudah mulai berlatih. Jika dipercaya pelatih, pemain bernomor punggung 7 ini siap dimainkan.

“Saya sudah latihan dan genjot fisik di gim. Saya mau mengembalikan kondisi dan permainan seperti semula. Semoga jika dipercaya bisa maksimal,” katanya kepada wartawan, kemarin.

Pemain yang memiliki tembakkan tiga angka mematikan ini sebelumnya mendapat cedera ketika Bima berlaga di Seri III Solo. Oik sapaanya, pun harus absen ketika Bima menghadapi Stapac dan Garuda di Seri IV lalu.

Akhir pekan ini, jika dipercaya pelatih Raoul Miguel Hadinoto, dia akan menghadapi laga super penting karena ia akan menghadapi mantan klubnya. “Siapapun lawanya kalau dipercaya pelatih, saya selalu siap,” tegasnya.

Dalam seri Surabaya nanti, BPJ akan menghadapi Pacifik dan Pelita Jaya pekan depan. Tim pelatih sudah punya rencana dan taktik bagaimana menghentikan David Seagers, pemain asing Pacific yang kini berstatus sebagai top skor sementara IBL.

Selain itu, pemain yang cukup berbahaya dan patut mendapat perhatian adalah Nuke Saputra. Pemain yang dibesarkan Universitas Atmajaya Jogja itu rata-rata mencetak 12,50 poin per game.

“Kami yakin pertandingan bakal ketat dan kami harus mempertahankan posisi dua yang sementara ini kami raih. Kalau menang, potensi untuk jadi tuan rumah play off pasti terbuka lebar,” ungkap Manajer BPJ Christine Novita. (riz/mg1)