JIKA berkunjung ke Purworejo, Anda bias berkunjung ke Museum Tosan Aji. Benda-benda tosan aji (benda pusaka) terbuat dari besi atau logam ada di sana. Keris, tombak, dan pedang dibuat di masa lampau yang masih bisa dinikmati.

Lokasinya di tengah Kota Purworejo. Menyatu dengan kompleks Rumah Dinas Bupati Purworejo. Di sisi utara Alun-alun. Benda-benda bersejarah itu telah diakui Unesco.

Pengunjung bisa datang membawa benda pusakanya. Lalu mengonsultasikannya dengan pengelola. Tak akan kecewa dengan penjelasan petugas museum.

Museum itu didirikan atas ide Soepardjo Roestam. Saat beliau menjabat Menteri Dalam Negeri pada 1987. Museum itu menjadi ajang tukar informasi benda tosan aji. Disimpan sedikitnya 1.138 tosan aji yang merupakan sumbangan dari masyarakat.

“Kami memiliki keris tertua. Yakni keris-keris Tanggung Segaluh. Dibuat pada abad XIII. Semua terawat dan tersimpan rapi,” kata pengelola museum Purwanto atau biasa disapa Ipung (5/1).

Museum Tosan Aji telah berpindah tiga kali. Awalnya ditempatkan di Kecamatan Kutoarjo. Soepardjo Roestam menyumbangkan tiga tosan aji.

Museum tersebut merupakan satu-satunya museum yang menyimpan benda tosan aji di Indonesia. Keberadaannya hanya disaingi Museum Keris di Surakarta dan Taman Mini Indonesia Indah. (udi/iwa/mg1)