AIR jernih, alam yang asri, dan suasana sepi menjadi nilai lebih Luweng Sampang. Destinasi baru ini berada di Gedangsari, Gunungkidul.

Luweng Sampang merupakan sebuah curug, terdapat pula air terjun. Makin menarik, air terjun tersebut mengaliri sebuah batu yang berornamen lurik akibat proses pengikisan air sungai terhadap bantuan karst.

Bagi yang tak bisa berenang, bisa tetap bermain air atau ciblon di sana. Sebab dasarnya tidak terlalu dalam. Namun tetap harus hati-hati karena terdapat banyak batu di bagian dasarnya.

“Bisa untuk berenang, bisa juga untuk santai-santai karena di sana ada beberapa gazebo. Tiket masuknya juga murah. Hanya bayar Rp 2 ribu dan bayar parkir kendaraan saja,” ujar salah seorang pengunjung Aji Prasetyo, warga Gondomanan, Prawirodirjan, Jogja.

Untuk menuju ke sana, bisa menggunakan jalur alternatif melewati Piyungan menuju Nglanggeran. Jalannya sudah halus, dan bisa dilalui dengan kendaraan roda empat.

Pemandangan perbukitan pun menjadi teman selama perjalanan. Atau bisa pula melewati Jalan Jogja-Prambanan menuju Klaten, kemudian ke arah Kelurahan Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten.

Luweng Sampang lebih dikenal sebagai destinasi wisata di Kecamatan Gantiwarno, Klaten meski lokasi sebenarnya di Gedangsari, Gunungkidul. Karena kedua kecamatan berbeda kabupaten dan provinsi ini memang berbatasan. (ila/iwa/mg1)