Selama persiapan jelang pertandingan melawan Indonesia Selection, Timnas Islandia mengadakan latihan di Stadion Sultan Agung Bantul (SSA). Berbeda dengan latihan tim lainnya, Islandia mempunyai beberapa permintaan kepada pengelola stadion.

Bagian Pemeliharaan SSA Edi Setiadi mengatakan, tim tamu meminta rumput dipotong dan hanya menyisakan ketebalan 2,5 sentimeter. Tujuannya agar lebih rata. Permukaan lapangan diratakan dengan stoom serta disiram sebelum dan sesudah latihan.

“Sebenarnya sama dengan tim-tim luar yang pernah main di SSA permintaanya. Jadi kami tidak terlalu kaget. Sebelum mereka datang kami juga sudah persiapkan gawang portable dan jaringnya,” ungkapnya kepada Mainbola, kemarin.

Meskipun demikian, beberapa sudut stadion tidak luput dari request tim yang akan mentas di Piala Dunia 2018 itu. Di antaranya pintu ruang ganti pemain yang dinilai kurang tinggi. Dengan mayoritas pemain bertubuh jangkung, pintu ruang ganti dirasakan lebih pendek. “Lalu di toilet minta dilengkapi dengan tisyu, sabun, sampo dan pengharum ruangan semprot,” imbuhnya.

Menjadi tempat latihan tim Eropa menjadi pengalaman bagi Edi dan SSA. Hal tersebut akan terus dijadikan pembelajaran agar ke depannya bisa terus lebih baik.

Pihaknya mengapresiasi menjadikan stadion homebase PSIM Jogja dan Persiba Bantul itu tempat latihan. “Jika ada yang masih kurang kami terus berusaha melengkapi,” tuturnya. (riz/din/mg1)