DILUMPUHKAN: Mardani, spesialis pembobol bank dan toko berjejaring yang kerap beraksi di Gunungkidul saat dikeler Tim Buser di Mapolres Gunungkidul, Kamis (11/1).Gunawan/Radar Jogja

GUNUNGKIDUL – Tim buru sergap (buser) meringkus penjahat spesialis pembobol bank dan toko berjejaring yang kerap beraksi di Gunungkidul. Mardani, 28, warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, itu ditangkap di Sukoharjo.

Wakapolres Gunungkidul Kompol Verena Sri Wahyuningsih mengatakan, Tim Buser terpaksa menghadiahi timah panas di kaki tersangka karena saat disergap berusaha kabur. “Karena tak mengindahkan tembakan peringatan, petugas terpaksa menembak kakinya,” kata Verenakepada wartawan di mapolres setempat, Kamis (11/1).

Dia menjelaskan, pelaku diduga kuat sebagai tersangka pembobolan Bank BPR Shinta Daya di Padukuhan Tukluk, Desa Semin, Kecamatan Semin, 26 Oktober 2017. “Waktu itu pelaku membawa kabur uang tunai Rp 4,9 juta dan monitor tiga unit, satu unit televisi, satu paket monitor kamera pengintai, jam tangan, dan satu telepon genggam,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, aktor ini merupakan seorang residivis pencurian yang pernah melakukan aksi serupa di Alfamart di Semin, dan Alfamart Karangmojo pada 2014. “Atas perbuatannya ini, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun penjara,” ujarnya.

Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady menambahkan, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus ini. Oleh sebab itu pihaknya terus mengembangkan kasus pencurian dengan pemberatan ini. “Dalam pengungkapan kasus, kepolisian menerjunkan Tim Buser,” kata Fuady.

Di bagian lain, tersangka Mardani berdalih, aksi kejahatan yang dilakukannya karena tuntutan ekonomi. Hasil uang haram itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak istrinya. “Juga saya gunakan untuk bersenang-senang,” kata Mardani.(gun/laz/mg1)