SLEMAN – Tim Nasional Islandia akan mentas di Maguwoharjo Internasional Stadium (MIS)malam ini (kickoff 18.30). Tim Skandinavia itu akan dijamu penggawa-penggawa senior yang tergabung dalam Indonesia Selection. Pemain yang masuk dalam list berasal dari polling masyarakat di situs PSSI.

Namun salah satu pemain senior, Hamka Hamzah mengakui jika persiapan kawan-kawannya tentu jauh dari kata maksimal. Sebab mayoritas pemain baru kembali dari libur kompetisi. Sedangkan di klub masing-masing baru memulai pemusatan latihan. “Kami apresiasi masyarakat yang telah memilih kami. Tapi jangan terlalu berharap kepada kami pada laga besok, karena persiapan memang jelas minim,” ujar mantan pemain PSM Makassar itu pada sesi jumpa pers, Rabu (10/1).

Selain itu, jika dibandingkan Islandia yang menurunkan mayoritas pemain U-21, kebanyakan pemain Indonesia Selection adalah pemain yang sudah ‘berumur’. Sebut saja Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, Ricardo Salampessy, Ahmad Bustomi dan Hamka sendiri. Sementara di sisi lain, kendati pemain muda, Islandia tetaplah tim peserta Piala Dunia 2018.

“Kami baru latihan belum terlalu lama,” imbuh eks Arema itu. Hanya beberapa pemain di sejumlah klub saja yang sudah berlatih lama. Mereka datang ke Sleman karena untuk menghargai suporter dan fans yang sudah memilih.Mereka berjanji tetap akan bermain maksimal, dan berharap penonton bisa terhibur.

Pelatih Indonesia Selection Robert Rene Albert tetap meminta kepada anak asuhnya untuk bermain sebaik mungkin dan memberikan permainan indah dan menghibur kepada para penonton. Sebab bermain dengan Islandia adalah kesempatan langka. Pemain akan menjajal dan mengalami suasana bermain dengan tim sekaliber Piala Dunia.

“Ini suatu yang berbeda karena saya mendapatkan pemain dari pilihan fans. Tapi saya tekankan ke pemain untuk memberikan kemampuan terbaik karena ini kkesempatan bagi merekauntuk melawan tim Piala Dunia,” paparnya.

Arsitek Timnas Islandia Heimir Hallgrimsson menganggap laga kontra Indonesia Selection akan dijadikannya untuk mencoba para pemain muda. Termasuk menjajal tim dengan pola permainan yang berbeda dengan lawan sebelumnya di Eropa.

Pihaknya mengakui jika tidak banyak membawa pemain senior. Sebab beberapa pilar masih bermain di klub masing-masing. Apalagi mayoritas liga di Eropa baru memasuki paro musim. “Game ini akan menambah jam terbang pemain,” tuturnya.

Dia membantah jika uji coba melawan Indonesia hanya akan jadi plesiran timnya. Sebab setelah ini Islandia juga berencana melawat ke Afrika dan Amerika Selatan. Iklim yang panas di Indonesia bisa menjadi masa adaptasi. “Memang di sini cuaca cukup panas. Tapi kami tidak ada perlakuan khusus selain memperbanyak minum dan istirahat,”

Dari sisi lapangan, pertandingan sore nanti kemungkinan tidak terlalu banyak disaksikan penonton. Selain harga tiket yang mahal, dalam waktu dekat si empunya stadion PSS Sleman akan memulai turnamen pra-musim. Besar kemungkinan suporter setempat lebih memilih menyimpan uangnya untuk menonton PSS ketimbang Indonesia Selection.

“Sampai hari ini jumlah tiket yang dijual secara online sebanyak 3.000 lembar. Ini rekor penjualan online selama pertandingan sepak bola di Jogja,” ungkap Marshal Misataselaku Deputi Pengembangan Bisnis PSSI. (riz/din/mg1)