SLEMAN- PSS Sleman masih memulai tahapan awal membangun skuad untuk Liga 2 musim 2018. Sampai saat ini baru ada sekitar 16 pemain yang mulai rutin berlatih sepekan terakhir. Sedangkan di sisi lain, manajemen memastikan menggelar turnamen pra-musim Copa Sleman mulai 16 Januari mendatang.

Turnamen yang mengundang dua tim asal Malaysia dan satu tim Liga 2 dari Jatim tersebut sedikit banyak dinilai memecah persiapan di awal persiapan tim. “Kami sebenarnya masih dalam tahap pengondisian pemain. Sebelum nanti ke taktikal dan game. Dengan adanya turnamen itu kami sedikit terpecah, jadi harus meng-combine semuanya,” ujarpelatih PSS Herry Kiswanto usai memimpin pasukannya berlatih di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Selasa pagi (9/1).

Meskipun demikian, karena sudah dijadwalkan oleh manajemen, Herkis tetap mencoba mengambil sisi positif dari turnamen tersebut. Di antaranya selain melihat kemampuan skill dan kerjasama tim, juga mentalitas anak asuhnya. Sebab lawan yang dihadapi tidak bisa dianggap remeh. “Setelah turnamen kembali akan kami persiapkan lagi. Masih ada waktu sambil menunggu pemain lengkap. Rencananya sudah kami bicarakan dengan manajemen ada 25 pemain,” ungkap eks pelatih Persela Lamongan musim lalu.

Dia menjelaskan, setiap posisi dia berharap ada dua pemain yang kualitasnya tidak berbeda jauh. Agar terus terjadi kompetisi sehingga masing-masing pemain bisa menunjukkan penampilan terbaiknya. “Untuk kiper ada tiga pemain, saat ini baru terisi dua. Kami ingin di setiap posisi ada kompetitornya. Slot pemain tersisa kami isi untuk mencari pemain-pemain muda ini untuk membackup,” jelas dia.

Di tempat yang sama, pelatih fisik PSS Komarudin mengaku belum puas terhadap hasil tes fisik para pemain. Tes fisik sudah dilakukan akhir pekan lalu dan diikuti 16 pemain di Stadion UNY.”Secara garis besar belum masuk kategori ideal,” imbuh Komarudin.

Mantan pelatih fisik Timnas Indonesia U-19 itu menyebut tes fisik kemarin terdiri dari fleksibility, speed, speed endurance, strenght otot lengan bahu dan otot perut, power endurance otot tungkai dan VO2max. Pihaknya berharap memasuki turnamen Copa Sleman ada peningkatan fisik yang signifikan.

“Setidaknya bisa kami optimalkan mencapai 85 persen. Sebelum nanti memasuki tahapan selanjutnya sampai peak performance jelang kompetisi dimulai bisa maksimal,” paparnya. (riz/din/mg1)