JOGJA – Pemkot Jogja tidak mau kalah dalam penyediaan toilet yang bersih dan nyaman. Jika Pemprov DIJ membangun toilet underground di Taman parkir Senopati, Pemkot Jogja membeli dua unit bus toliet portable berstandard VIP.

“Kota Jogja sering kedatangan tamu penting. Bahkan tamu Negara. Karena itu butuh pelayanan yang baik termasuk menyediakan toilet yang layak,” ujar KepalaDinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja, Agus Tri HaryonoSenin (8/1).

Untuk itu akhir tahun lalu Dinas PUPKP Kota Jogja baru mendatangkan dua unit bus toilet dengan harga sekitar Rp1,3 miliar. “Satu unit bus toilet seharga Rp 689,5 juta,” tambahnya.

Menurut Agus di dalam bus terdapat dua bilik. Mmasing-masing bilik terdiri dari satu toilet duduk dan satu urinoir. Sedang di luar bilik terdapat wastafel serta pengering tangan otomatis. “Spesifikasinya kami pilih yang standar VIP,” jelas dia.

Bus toilet tersebut juga sudah diujicobakan pada malam pergantian tahun lalu. Hasilnya jelas, banyak pengunjung yang merasa nyaman menggunakan toilet portabel itu. Untuk sementara bus toilet tersebut masih digratiskan sambil menuggu aturan tarifnya.

Tapi untuk toilet portabel sebelumnya yang dimiliki Dinas PUPKP Kota Jogja, berupa truk toilet, biaya sewanya berkisar Rp 2 juta-Rp 3 juta per hari.

Saat ini Dinas PUPKP Kota Jogja memiliki tiga unit toilet portabel,berupa dua bus toilet dan satu truk toilet. Toilet portabel tersebut menggantikantiga toilet portabel lama yang dinilai sudah melebihi usia teknis penggunaan sejak dibeli 1993 silam.

Tiga toilet portabel tersebut juga sudah dilelang.”Sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat, kami berikan yang terbaik,” tuturnya. (pra/din/mg1)