PURWOREJO – Pedagang yang tersebar di beberapa titik pasar darurat berharap bisa segera menempati Pasar Baledono yang selesai dibangun. Dengan cepatnya penempatan kembali diharapkan akan memulihkan tingkat penjualan yang selama ini dinilai menurun.

Salah seorang pedagang, Jimmi, 48, meminta Pemkab Purworejo bisa bergerak cepat menuntaskan janji yang pernah diutarakan. Salah satunya adalah mengembalikan pedagang saat pasar rampung dibangun.

“Dulu dikatakan kalau pasar jadi pedagang bisa langsung menempati. Tapi sampai saat ini belum ada kejelasan kapan kami bisa kembali ke sana,” ujar Jimmi Minggu (7/1).

Dikatakan, selama ini pedagang tersebar di beberapa titik, di antaranya, Jalan Pemuda, Terminal Kongsi, Jalan Kemuning, Pasar Suronegaran, dan belakang Plaza. Di antara banyak titik itu, kondisi pedagang yang ada di belakang Plaza cukup mengenaskan. “Belakang Plaza itu kayak rumah jin, nyaris tidak ada warga yang mendatangi tempat itu,” ungkapnya.

Dengan penempatan lebih awal, diharapkan akan bisa mengembalikan kepercayaan pedagang dan bisa menatap Lebaran tahun ini dengan baik. Pihaknya juga menyayangkan adanya pertemuan pedagang dan pemkab beberapa waktu lalu, di mana pemkab malah memberikan opsi untuk memasuki pasar sebelum atau pasca Lebaran.

“Kalau diberikan opsi seperti itu ya tetap ada pertentangan. Pedagang yang selama ini nyaman di tempat darurat karena lokasinya strategis, pasti akan memilih pasca Lebaran. Tapi tolong pikirkan pedagang yang lain,” jelas Jimmi.

Pendapat senada disampaikan anggota DPRD Purworejo Dion Agasi Setyabudi. Menurutnya, pemkab harus berpegang pada kesepakatan awal yang dibuat dengan pedagang, salah satu poinnya mengembalikan pedagang setelah pasar jadi.

“Sekarang sudah jadi dan siap ditempati. Sampai kapan harus menunggu, apalagi sampai enam bulan perawatan. Kasihan pedagangnya,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Dicontohkan, peningkatan jalan tidak perlu menunggu masa perawatan hingga enam bulan sebelum digunakan. Akan tetapi jalan langsung digunakan begitu selesai dibangun.

“Seperti halnya jalan, sebelum selesai semua proyeknya juga langsung dipakai. Tidak perlu nunggu lama-lama. Saya harap penempatan kembali pedagang bisa secepatnya,” tambah Dion.

Ketua Komisi C Muh Dahlan juga sependapat pedagang harus kembali ke Pasar Baledono. Menurutnya, pedagang telah lama bersabar dan menunggu pasar itu selesai dibangun.

Selama berada di tempat darurat, banyak pedagang yang mengalami penurunan tingkat penjualan. “Pedagang sudah cukup bersabar dan sekarang pasar siap ditempati, ya langsung saja diarahkan untuk masuk,” kata Dahlan. (udi/laz/mg1)