BANTUL – Manajemen Persiba Bantul mengaku tak ingin berlama-lama berkutat di Liga 3. Target promosi langsung diusung di kompetisi Liga 3 musim ini. Langkah pertama yang dilakukan adalah mencari pemain pengalaman yang mampu mengangkat prestasi tim. Dampaknya, kebijakan memaksimalkan pemain lokal Bantul sementara waktu ditepikan.

“Jika kemarin 70 persen pemain lokal Bantul atau DIJ dan 30 persen pemain luar, musim depan kami balik. Akan lebih banyak pemain dari luar yang pengalaman. Karena target harus bisa promosi,” ujar Manajer Persiba Endro Sulastomo kepada wartawan Minggu (7/1).

Meskipun porsi untuk pemain lokal Bantul atau DIJ akan dikurangi, bukan berarti pihaknya kurang percaya terhadap kualitas pemain lokal. Namun untuk mengejar target promosi, maka diperlukan pemain-pemain yang berpengalaman. “Mungkin seperti Persiba dulu yang mengejar gelar juara dan promosi ke ISL, kan banyak pemain luarnya juga,” tambahnya.

Dengan adanya kebijakan merekrut pemain luar, disadari pria yang juga anggota DPRD Bantul ini akan memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Namun Endro mengaku tidak ada masalah dengan dana, sebab akan memaksimalkan dana dari internal.

“Untuk pendanaan kami sudah siap dan tak ada masalah. Memang kalau di Liga 3 kemungkinan sponsor kecil, tapi kami tetap ada caranya dan sudah siap,” ujarnya.

Sebagai bekal kerangka tim, dia menyebutkan setidaknya lima pemain lokal akan coba dipertahankan. Seperti Wahudi Awaludin, David Armando, Johan Manaji, dan Slamet Widodo. Selain itu pihaknya juga masih menunggu hasil Kongres PSSI 13 Januari mendatang. Sebab dalam pertemuan itu tentunya akan dibahas mengenai regulasi kompetisi musim 2018. (riz/laz/mg1)