MUNGKID – Sejumlah pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Kota dan Kabupaten Magelang kembali menggelar pertemuan rutin. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini pertemuan dilangsungkan di Masjid An-Nur, Jalan Soekarno-Hatta, Desa Sawitan, Kecamatan Mungkid. Selain tempat, suasana pertemuan lebih berbeda karena ikut terlibat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang KH Affifudin Lc.

Pertemuan rutin KAHMI sebelumnya berlangsung di Sekretariat HMI Cabang Magelang Km 4, Ngasem, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan. Masjid An Nur menjadi lokasi pertemuan karena sekalian ingin bersilaturahmi dengan ketua MUI.

Pada kesempatan itu, Ketua MUI Kabupaten Magelang KH Affifudin menyampaikan terkait dengan politik Islam secara umum. Bahwa sejak zaman dahulu, muslim itu sudah berpolitik. Di antaranya politik pemerintahan pada zaman khulafaur rasyidin.

Pada masa itu dikenal empat orang pemimpin pertama agama Islam. Mereka dipercaya umat Islam sebagai penerus kepemimpinan setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

Ia juga menyampaikan jika ingin menguasai bidang-bidang tertentu, maka sudah dijabarkan dalam Islam. Seperti halnya dalam berwudlu, maka ada istilah beberapa jenis air. Maka dari itu, Islam merupakan cabang ilmu dan tinggal mempelajarinya.

Selain membicarakan perkembangan isu daerah terkini, mereka juga salat Maghrib berjamaah. Beberapa tokoh yang hadir, antara lain, Sanny Budi Tjahjono (ICMI), M Aris Nugroho (Staf Ahli Wali Kota Magelang), Dawim, M Hasan Qulyani (pendidik), Handoko (pengusaha), Solikul Muslim, Hari Purwanto, Salman Malik (profesional), dan lainnya. Rencananya, pertemuan rutin KAHMI dan HMI digelar setiap selapan (35 hari) sekali.

“Pertemuan ini untuk menyambung tali silaturahmi di antara anggota KAHMI. Baik dari Kota dan Kabupaten Magelang,” ujar salah seorang Pengurus Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Magelang Sanny Budi Tjahjono.

Menurutnya, KAHMI dirasa perlu menggelar silaturahmi agar bisa berbagi ilmu. Komunikasi yang terjalin dan pertemuan rutin bisa memberikan dampak positif. Baik untuk organisasi KAHMI sendiri maupun untuk anggotanya.

“Kita ini kan gerbong intelektual. KAHMI diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat secara luas,” jelas Sekretaris MD KAHMI Kabupaten Magelang M Hasan Qulyani. (ady/laz/mg1)