SEMENTARA itu, Sekretaris Proyek NYIA Didik Tjatur Prasetya mengatakan pihaknya akan memulai proyek pembangunan fisik konstruksi di tahun ini. Pihaknya bersama Pemkab Kulonprogo sepakat fokus pada tahapan percepatan konsinyasi.

“Saat ini masih ada 29 bidang tanah milik warga penolak yang belum ikut konsinyasi. Masih dalam proses. PT AP I masih menunggu tahapan proses konsinyasi berjalan sebagaimana mestinya. Kami juga sudah mengirim tim meminta kejelasan diskresi ke Pusat,” ungkap Didik.

Dikatakan, saat ini masih ada 38 rumah yang masih dihuni warga penolak. Pihaknya juga belum ada langkah melanjutkan pengosongan di lahan Izin Penetapan Lokasi (IPL) NYIA. PT AP I menilai semua bisa diselesaikan. Yang terpenting semua tahapan bisa berjalan dan selesai tepat waktu.

“Kami ini pelayan. Sifatnya melayani untuk membantu. Kalau belum dikersakke, tentu kami bersabar. Tapi proses pembangunan bandara harus tetap jalan. Bersabar itu tidak berarti diam. Mohon diterjemahkan bahwa tidak akan marah,” tandasnya. (tom/iwa/mg1)