Siapa pemain terbaik Persiba Bantul musim 2017 ? Pertanyaan yang tentu membuat dahi berkerut. Karena penampilan Laskar Sultan Agung seperti kita semua tahu, jauh dari kata baik. Bermain tanpa kemenangan selama 14 pertandingan.

Tapi jika boleh diapungkan nama, sebut saja bek sekaligus kapten tim Slamet Widodo. Di antara pemain lainnya, kelas Slamet jelas menonjol. Kemampuan dan ketenangan menjaga garis pertahanan tim agar tidak terkoyak jugador-jugador lawan. Pengalaman juga berbicara.

Tetapi posisinya di barisan belakang jelas kurang mampu mengangkat permainan tim. Dia lebih banyak disibukkan menghalau serbuan lawan ketimbang membantu serangan.

Sejak awal sampai akhir kompetisi, Slamet masih terus menjaga optimisme kawan-kawannya. Mulai berusaha keluar dari jeratan degradasi, sampai berusaha keras meraih kemenangan.

“Saya ingin setidaknya menjawab penasaran bahwa Persiba bisa meraih setidaknya satu kemenangan. Masa sih menang satu kali saja tidak bisa,” ungkapnya suatu ketika musim lalu. Keinginan yang memang urung terlaksana.

Sementara di lini tengah, nama Johan Manaji tentu sayang dilewatkan. Pemain yang juga mempunyai pengalaman layaknya Slamet. Dribel dan umpan-umpan Johan kerap mengancam pertahanan lawan. Termasuk penetrasi dari sisi sayap. Namanya tentu menjadi pertimbangan siapapun pelatih Persiba musim ini.

Sedangkan ujung tombak yang mempunyai potensi dan skill bagus di antaranya Awaluddin Saputra. Sayangnya eks PSIM Jogja itu baru dimainkan di akhir-akhir kompetisi. Dia sepertinya tidak banyak mendapat kepercayaan ketika tim masih dilatih Purwanto Suwondo.

Ketika pelatih berganti, Awaluddin mulai mendapatkan kesempatan main. Penampilannya tidak buruk-buruk amat. Dia mampu menjaga bola, melakukan penetrasi dan peluang mencetak gol. Penampilannya setidaknya memberikan warna dan permainan tim menjadi lebih hidup.

Videonya saat menjamu PPSM Magelang juga sempat viral. Yaitu ketika melakukan solo-run dari tengah lapangan sampai melewati penjaga gawang. Sayang, dia gagal menceploskan bola ke gawang yang sudah tak berpenghuni.

Jika nantinya tim akan mulai dibentuk, setidaknya tiga pemain tersebut layak dipanggil kembali memperkuat Persiba di Liga 3. Seraya memberikan sentuhan magis agar Juara Divisi Utama 2010/2011 itu kembali meraih kemenangan demi kemenangan. (riz/din/mg1)