SLEMAN – Modus penjahat mencuri mobil kian beragam. Tidak lagi menggunakan kunci T. Kali ini mereka membobol rumah korban, mencari kunci mobil asli, lalu mobil dibawa kabur.

Polres Sleman mengungkap kasus tersebut kemarin. Ketiga pelaku, AW, 19 tahun; MA, 24 tahun; dan AW, 28 tahun ditangkap.

Mereka membawa kabur satu Honda Jazz bertahun 2014. Sebelum beraksi, ketiganya mengamati rumah korban di Dusun Penen, Donoharjo, Ngaglik.

“Mobil terbaru menggunakan kunci magnetic. Tidak mudah dicuri. Mereka membobol mencari kunci asli mobil tersebut,” jelas Kasatreskrim Polres Sleman AKP Rony Are Setia kemarin (4/1).

Aksi yang mereka lakukan tersebut bukan kali pertama. Selain Honda Jazz, polisi menyita dari tangan pelaku dua mobil dan satu sepeda motor.

Penangkapan berlangsung 30 Desember di Pemalang Jawa Tengah. Kakak beradik AW dan MA dilumpuhkan karena mencoba kabur.

“Mereka melanggar pasal 36 KUHPidana. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Pelat nomor kendaraan sempat diganti dengan pelat nomor Jakarta,” ujar Rony.

AW mengaku mencuri karena alasan ekonomi. Rencananya benda hasil curian itu akan dijual ke penadah. “Untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” dalihnya.

Kapolres Sleman AKBP Muchamad Firman Lukmanul Hakim meminta warga waspada. Karena mobil terparkir di halaman rumah dianggap sudah aman.

“Menaruh kunci kendaraan di tempat yang aman. Jangan diletakkan asal. Kelengahan ini dimanfaatkan pencuri untuk beraksi,” kata Firman. (dwi/iwa/mg1)