PURWOREJO – Bupati Purworejo Agus Bastian akhirnya angkat bicara tentang tidak selesainya penataan Alun-Alun Purworejo yang berakibat putusnya kontrak. Dia berkomitmen akan menyelesaikan pengerjaan itu dan menjadikan wajah kota Purworejo lebih menarik dari sebelumnya.

“Menata alun-alun itu tidak semudah membalik telapak tangan. Harus ada prosedur dan mekanisme yang ditempuh. Upaya penyelesaian ini tengah kami upayakan antara pemkab dengan DPRD,” kata Bupati Agus Bastian saat di temui di ruang tunggu kantornya, kemarin (5/1).

Dia menargetkan penataan Alun-Alun Purworejo akan selesai secepatnya sehingga kemanfaatannya bisa dirasakan oleh masyarakat. Bahkan dia menyatakan jika penataan yang telah dilakukan itu merupakan langkah pertama, karena masih ada pekerjaan lain.

“Sebenarnya kalau ini sudah rampung, akan ditindaklanjuti dengan pekerjaan kedua karena ada beberapa ornamen yang belum ada. Kami tetap mengupayakan hal itu dan tidak menggunakan APBD. Cari CSR-lah (Corporate Social Responsibilty),” tambahnya.

Dia meminta perusahaan di Purworejo bisa membantu dengan pengadaan beberapa tambahan ornamen untuk mempercantik alun-alun. Diakuinya, dia tidak memikirkan keuntungan proyek, melainkan bagaimana agar jantung kota tersebut menjadi lebih baik. “Inginkan wajah Purworejo tampak cantik,” tandasnya.

Dia mengungkapkan, beberapa ornamen yang sudah ada saat ini pun sebenarnya sudah menjadi pembeda dengan daerah lain. “Coba lihat saja mana ada yang punya wahana permainan anak, juga fasilitas lainnya seperti di Purworejo,” imbuhnya. (udi/ila/mg1)