BANTUL – Diduga mengalami rem blong, bus pariwisata yang mengangkut rombongan wisatawan asal Palembang masuk jurang di wilayah Dusun Lanteng, Selopamioro, Imogiri, Bantul Selasa (2/1). Beruntung tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini.

Informasi yang diperoleh Radar Jogja, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30. Ketika itu, Bus PO Limbersa yang dikemudikan Beni, 42, melaju dari arah Panggang, Gunungkidul. Setelah melintasi jalan turunan dan belokan tajam, bus berpenumpang 29 orang ini melaju tak terkendali. Bus bernomor polisi BG 7350 T ini berhenti setelah terperosok ke jurang sedalam 20 meter.

“Sempat menabrak besi pembatas jalan juga, tapi tetap melaju terus,” ungkap Jarwo Utomo, seorang saksi mata.

Dari kejauhan, Jarwo bercerita, terdengar teriakan dan tangis. Menurutnya, nyaris seluruh penumpang bus nahas ini menumpuk di bagian depan. Bercampur dengan berbagai barang bawaan mereka. Kendati demikian, warga Lanteng yang saat itu kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian tidak kesulitan melakukan evakuasi korban. Para penumpang dikeluarkan dari badan bus lewat kaca depan yang pecah. “Ada balita juga,” tuturnya.

Kasatlantas Polres Bantul AKP Imam Bukhori menyebutkan, meski tak ada korban jiwa, banyak penumpang mengalami luka-luka. Bahkan beberapa menderita patah tulang. Seluruh penumpang dilarikan ke Puskesmas Imogiri I dan RS Nur Hidayatullah.

Dari penyelidikan sementara Imam menduga kecelakaan ini murni karena rem blong. Sopir tidak menguasai medan yang penuh tikungan, turunan, dan tanjakan tajam. Apalagi rombongan wisatawan tersebut berangkat dari Palembang. Rombongan keluarga ini sedianya bertolak menuju salah satu hotel di Kota Jogja usai berwisata di Pantai Baron.

“Sopir sempat berusaha menurunkan gigi persneling. Dari dua ke satu. Tapi upaya itu gagal. Sopir juga sempat menginjak rem, tapi tak berfungsi,” papar Imam usai memeriksa sopir bus nahas itu.(zam/yog/ong)