PURWOREJO-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo berhasilmenyelesaikan proses rekrutmen anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh desa di Kabupaten Purworejo.Sebelumnya, tercatat ada dua desa yang harus melakukan perpanjangan pendaftaran karena tidak mendapatkan jumlah pendaftar sesuai ketentuan.”Dua desa yakni Pringgowijayan dan Desa Kaligesing, keduanya di Kecamatan Kutoarjo yang sampai batas waktu ditentukan belum mendapatkan jumlah minimal PPS,” kata Ketua KPU Purworejo, Dulrokhim, kemarin (22/11).
Dijelaskannya, dari ketentuan ada 3 pendaftar di setiap desa, kedua desa itu hanya ada satu peminat. Praktis, proses seleksi selanjutnya harus ditunda, sambil menunggu masa perpanjangan. “Seleksi PPS sudah dilakukan sejak 12 Oktober lalu oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Masing-masing pendaftar pun mengikuti serangkaian seleksi dari mulai administrasi, tes tertulis serta wawancara,” imbuhnya.

Ditambahkannya, jumlah keseluruhan PPS yang akan mendukung pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2019 di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Purworejo mencapai 1.482. Adapun perinciannya setiap
kelurahan dan desa ada 3 PPS, sementara jumlah kelurahan ada 25 dan desa sebanyak 496.

Lebih jauh dikatakan, proses seleksi PPS kali ini lebih sulit dibandingkan sebelumnya yang menggunakan sistem penunjukan oleh kepala desa. Pasalnya, seleksi PPS kali ini dilakukan secara terbuka.”Dulu saja yang menggunakan sistem penunjukan sulit, apalagi sekarang, lebih sulit,” imbuhnya.

Dikemukakannya, keberadaan PPS untuk membantu tugas PPK di desa-desa. Menyusul adanya rekrutmen PPS yang akan dilantik 26 November mendatang, tahapan selanjutnya merekrut petugas pemutakhiran data
pemilih (PPDP) yang akan melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih. Rekrutmen itu akan dilakukan oleh PPS di seluruh desa dan kelurahan.(udi/din)