PURWOREJO-Warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Purworejo mendadak didatangi Petugas Gabungan Polres Purworejo, Kodim 0708, Sub Denpom IV/2-2, Selasa (21/11/2017).Seluruh ruang tahanan yang dihuni diperiksa untuk mengetahui kemungkinan adanya narkoba atau benda terlarang lainnya.

Kepala Rutan Purworejo C Adhi Satriyanto mengatakan kegiatan itu merupakan tindak lanjut adanya surat edaran dari Menpan No 50 Tahun 2017 tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Pihaknya tidak ingin, warga binaan yang ada Rutan Purworejo menjadi pengguna. “Kami berkewajiban menindaklanjuti adanya edaran itu,” jelas Adhi.

Disebutkan, pemeriksaan dilakukan di 4 blok yang berpenghuni 123 orang narapidana. Tidak hanya narkoba, penggeledahan juga menyasar barang terlarang di dalam ruang tahanan. “Kebijakan kami, barang yang ada di dalam ruang hanya termos sebanyak penghuni, 1 korek dan 1 radio. Jika ditemukan ada barang lain, misalnya senjata tajam, akan kami tindak sesuai aturan yang ada,” imbuh Adhi.

Selain penghuni rutan, pemeriksaan narkoba juga dilakukan terhadap pegawai Rutan. Sebanyak 59 orang pegawai diminta untuk melakukan cek urine oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah. “Kalau ada warga binaan atau pegawai Rutan yang terbukti mengonsumsi narkoba akan kami serahkan kepada Satuan Narkoba Polres Purworejo,” jelasnya.

Kasat Narkoba AKP Suwardi mengungkapkan, dalam pemeriksaan tersebut pihaknya menerjunkan sebanyak 20 personel dari Satuan Narkoba dan Satuan Shabara. Selama proses penggeledahan tidak ada indikasi penggunaan narkoba di dalam rutan.”Kami akan tindaklanjuti dengan pemeriksaan urine baik warga binaan maupun petugas Rutan,” kata Suwardi. (udi/din)