MAGELANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Salah satunya lewat peningkatan kesadaran membayar pajak. Selain memberikan reward bagi yang tertib pajak, sanksi juga diberikan bagi yang tidak tertib pajak.

“Selain berupa denda, kami juga memberikan hukuman secara moral,” kata Wali Kota Magelang Sigit Widyinindito, usai menyerahkan penghargaan kepada para pembayar pajak terbaik saat apel pegawai di Pemkot Magelang kemarin (13/11).
Dengan kebijakan tersebut Sigit optimistis target raihan pajak bisa lebih tinggi lagi.

Bahkan, saat ini target yang ditetapkan sudah terealisasi, yakni dari target Rp 5,7 miliar, hingga saat ini sudah mencapai Rp 6,1 Miliar. Capaian tersebut, menurut Sigit menjadi yang terbesar di Jawa Tengah. “Saya yakin hingga akhir tahun nanti pembayar pajak bisa keseluruhan,” jelasnya.

Hingga akhir Oktober, capaian pembayaran pajak PBB di Kota Magelang sudah lebih dari 100 persen. Hal itu menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak. “Sampai saat ini, capaian sudah 109 persen dari target yang ditentukan. Artinya masyarakat merasa memiliki Kota Magelang, merasa handarbeni untuk pembangunan,” katanya.

Bagi warga yang belum membayar pajak, biasanya yang ada di luar kota. Ia mengatakan, untuk menghubungi mereka butuh waktu. “Sehingga saat ini belum terbayarkan,” ungkap dia.

Pemerintah Kota Magelang memberikan penghargaan (reward) kepada para pembayar pajak terbaik yang selalu tepat waktu. Pemberian reward tersebut disesuaikan dengan aturan yang ada.”Pemberian reward ini sesuai ketentuan yang ada. Dalam rangka membentuk atitude, kebiasaan yang baik,” ujarnya.

Beberapa penerima penghargaan di antaranya Kelurahan Kemirirejo, RW 09 Kelurahan Kemirirejo, Rejowinangun Utara, dan lainnya. Sementara itu, Ong Sioe Ming dari Kelurahan Rejowinangun Utara mengaku senang dan bangga karena menjadi salah satu penerima penghargaan ini. “Saya tidak mengira dapat penghargaan ini. Selama ini saya hanya berusaha melayani masyarakat supaya mereka membayar pajak tepat waktu,” kata Ong.

Sebagai ketua RT, dia menerapkan cara tersendiri untuk mendukung pembayaran pajak tepat waktu. Caranya dengan sering mengunjungi warga. “Mengingatkan mereka bahwa lebih cepat membayar pajak lebih baik,” jelasnya. (ady/din/ong)