GUNUNGKIDUL – Polisi menangkap pelaku begal dengan korban anak-anak di Playen. Para pelaku kini diamankan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Gunungkidul kemarin.

Kapolres Gunungkidul AKBP Muhamad Arif Sugiyarto mengatakan pelaku juga melancarkan aksi di Ngawi, Jawa Timur.

“Tersangkanya berinisial YA, 18, warga Desa Siraman, Kecamatan Wonosari,” kata Arif Sugiyarto di Mapolres Gunungkidul kemarin.

Penangkapan pelaku berawal dari operasi kelengkapan kendaraan oleh petugas. Petugas menjaring pelaku karena kelengkapan kendaraan bermasalah.

“Kemudian kami kembangkan dan diduga kuat, YA adalah pelaku pembegalan di Hutan Wanagama, Playen Agustus lalu,” ujar Arif.

Namun, barang bukti hasil curian belum ditemukan. Menurut pengakuan pelaku, sepeda motor hasil rampasan telah berpindah tangan. Dijual kepada seseorang yang berdomisili di wilayah Provinsi DIJ.

“Uang hasil kejahatan digunakan untuk foya-foya. Kasus ini masih ditangani oleh petugas,” ujar Arif.

Pelaku dijerat pasal 365 ayat 1 ke 4 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Kepolisian masih melakukan penyidikan. Karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain.

Pada Jumat 4 Agustus 2017 seorang pelajar menjadi korban pembegalan. Korban bermaksud menengok temannya di Piyaman, Wonosari. Dihentikan dua laki-laki tidak dikenal.

Pelaku bersepeda motor Yamaha Vega warna merah, minta tolong diantar ke sebuah tempat. Kemudian salah seorang pelaku meminta motor korban untuk dikemudikan pelaku. Sedangkan korban dan temannya diminta membonceng pelaku lain.

Sampai di tujuan, pelaku terus melaju hingga Hutan Wanagama, Banaran, Playen. Sampai sana, pelaku meminta sepeda motor beserta ponsel Samsung J1 Ace warna putih milik korban. Korban juga dianiaya. Sepeda motor milik korban dibawa kabur. (gun/iwa/ong)